Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Minibus Tabrak Belakang Truk di Tol Japek, Pikap Patah As Sebabkan Laka Beruntun di Tol Cipularang

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|20:54 WIB
Bagikan:
Minibus Tabrak Belakang Truk di Tol Japek, Pikap Patah As Sebabkan Laka Beruntun di Tol Cipularang
Kondisi minibus jenis Grand Max tampak rusak berat usai menabrak bagian belakang truk yang sedang melaju di depannya, di ruas Tol Jakarta-Cikampek kilometer 71 B, tepatnya di wilayah Desa Cinangka, Kabupaten Purwakarta.

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebuah minibus jenis Grand Max menabrak bagian belakang truk yang sedang melaju di depannya, di ruas Tol Jakarta-Cikampek kilometer 71 B, tepatnya di wilayah Desa Cinangka, Kabupaten Purwakarta, Minggu (15/3/2026). 

Akibat benturan keras tersebut, bagian depan mini bus mengalami kerusakan cukup parah. Kaca depan kendaraan pecah, sementara kap mesin dan bodi bagian depan terlihat ringsek hingga penyok.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kendaraan Grand Max dengan nomor polisi B 9539 SCG berhenti di bahu jalan dengan kondisi rusak berat di bagian depan. 

Pecahan kaca berserakan di sekitar kendaraan, sementara bagian bumper dan kap mesin tampak menganga dan terlipat akibat benturan keras. 

Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat melambat karena sejumlah pengendara mengurangi kecepatan saat melintas.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan dengan mengevakuasi pengemudi serta memindahkan kendaraan yang terlibat kecelakaan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di ruas tol tersebut.

Diketahui, kecelakaan bermula saat minibus Grand Max melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. 

Setibanya di kilometer 71 wilayah Cinangka, Purwakarta, kendaraan tersebut diduga kurang mengantisipasi kondisi lalu lintas di depannya dan mengalami microsleep atau kehilangan konsentrasi sesaat, sehingga menabrak truk yang sedang melaju di jalur yang sama.

Salah satu penumpang kendaraan, Arin, mengaku tidak mengetahui secara pasti detik-detik terjadinya kecelakaan karena saat itu dirinya sedang tertidur di bagian belakang mobil.

"Saya tidur di belakang. Pas bangun tiba-tiba sudah kecelakaan. Di mobil cuma dua orang, kemungkinan nabrak truk karena pas saya lihat ke depan sudah tidak ada mobil lagi," kata Arin.

Ia menjelaskan, perjalanan tersebut berangkat dari Pati menuju Bekasi dengan membawa muatan berupa lampu-lampu.

Beruntung dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, namun pengemudi mengalami luka-luka dan memar akibat benturan keras dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi oleh petugas untuk menghindari kemacetan di ruas Tol Jakarta-Cikampek.

Pikap Patah As Sebabkan Kecelakaan Beruntun

Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang KM 80 A, wilayah Maracang, Kabupaten Purwakarta, pada Sabtu (14/3/2026) malam. 

Insiden di jalur arah Jakarta menuju Bandung tersebut diduga dipicu oleh sebuah kendaraan Suzuki pikap bernomor polisi BE 9892 AA yang mengalami patah as setelah menghantam lubang di jalan tol.

Berdasarkan keterangan sopir pikap, Suhendi (40), peristiwa bermula saat kendaraan yang ia kemudikan melaju di jalur tersebut dan menghantam lubang di badan jalan.

"Di depan ada lubang, langsung kena dan as roda patah. Mungkin juga karena beban muatan, tapi sebenarnya masih normal," ujar Suhendi kepada wartawan di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, setelah as roda patah, kendaraannya kehilangan kendali dan bergerak ke arah kiri jalan. Saat itu, di depannya terdapat sebuah truk bermuatan semen tanpa bak penutup.

"Karena hampir nabrak belakang truk yang muat semen, saya banting setir ke kiri supaya selamat. Mobil langsung ambruk dan kendaraan di belakang ikut nabrak mobil saya," ucapnya.

Menurut Suhendi, kecelakaan tersebut melibatkan setidaknya empat kendaraan, namun dua kendaraan lainnya meninggalkan lokasi.

"Awalnya ada empat mobil. Mobil saya di depan, mobil ini yang bawa sayur satu lagi, lalu dua mobil di tengah kabur walaupun sebenarnya juga kena," katanya.

Saat kejadian, kata Suhendi, kondisi lalu lintas di Tol Cipularang disebut cukup ramai namun masih lancar.

Suhendi sendiri saat itu membawa muatan labu dari Lampung menuju Bandung. Akibat kecelakaan tersebut, muatan labu yang dibawanya berceceran di bahu jalan tol.

"Muatan labu dari Lampung mau ke Bandung. Karena patah as, mobil langsung banting kiri," katanya.

Ia mengaku mengalami luka ringan bersama juga dengan kernetnya akibat kejadian tersebut.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 20.30 WIB, salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berada di bahu jalan tol menunggu proses evakuasi oleh petugas. 

Puing kendaraan serta muatan labu yang berserakan terlihat memenuhi sebagian bahu jalan.

Petugas kepolisian dan pengelola tol berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas serta melakukan penanganan kejadian. 

Arus kendaraan di jalur Jakarta menuju Bandung terpantau tetap bergerak meski sempat melambat di sekitar lokasi kecelakaan imbas evakuasi kendaraan.

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan petugas. Sementara untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa oleh petugas ke Pool Derek Jatiluhur Purwakarta.(add/ysp) 

Berita Terbaru

Sambang Warga, Kapolsek Plered Imbau Jaga Kamtibmas

Sambang Warga, Kapolsek Plered Imbau Jaga Kamtibmas

Purwakarta15 menit lalu
Persib Bikin Sejarah di Korea! FC Seoul Dibungkam, Maung Bandung Ukir Rekor di ACL Two

Persib Bikin Sejarah di Korea! FC Seoul Dibungkam, Maung Bandung Ukir Rekor di ACL Two

Olahraga23 menit lalu
Jalan Braga Berubah Jadi Lautan Kuning! Tabebuya Bermekaran, Bandung Makin Instagramable Pekan Ini

Jalan Braga Berubah Jadi Lautan Kuning! Tabebuya Bermekaran, Bandung Makin Instagramable Pekan Ini

Lifestyle33 menit lalu
45 Tahun Beralaskan Tanah, Lapang EduLife SDN Karangbagja Kini Dicor

45 Tahun Beralaskan Tanah, Lapang EduLife SDN Karangbagja Kini Dicor

Headline41 menit lalu
ADVERTISEMENT
Urus Dokumen Tanah PT KITS Dipatok Rp800 per Meter, Kades Parigimulya Jadi Tersangka

Urus Dokumen Tanah PT KITS Dipatok Rp800 per Meter, Kades Parigimulya Jadi Tersangka

Headline1 jam lalu
Perusahaan Jepang yang Ada di Subang, Cek Daftarnya di Sini!

Perusahaan Jepang yang Ada di Subang, Cek Daftarnya di Sini!

Lifestyle1 jam lalu
Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Nasional2 jam lalu
Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Subang3 jam lalu
10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional14 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta14 jam lalu