Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pengolahan Limbah B3 di Subang Masih Bergantung pada Fasilitas di Luar Daerah

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:26 WIB
Bagikan:
Pengolahan Limbah B3 di Subang Masih Bergantung pada Fasilitas di Luar Daerah
SOSIALISASI: Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang sosialisasi limbah B3 ke perusahaan beberapa waktu lalu. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

SUBANG - Pengolahan Limbah B3 di Kabupaten Subang hingga kini belum tersedia. Akibatnya, seluruh perusahaan penghasil limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) diwajibkan bekerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki izin untuk mengangkut dan mengolah limbah tersebut di luar daerah.

Pelaksana Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang, Dani Rusdana menyampaikan, setiap perusahaan yang menghasilkan limbah B3 wajib menyerahkan pengelolaannya kepada perusahaan pengolah yang telah mengantongi izin dari pemerintah pusat.

“Jadi perusahaan itu wajib bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pembuangan limbah industri B3. Di Subang itu belum ada pemanfaat atau pengolahan limbah B3,” terangnya kepada Pasundan Ekspres, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, seluruh kegiatan industri pada dasarnya menghasilkan limbah B3 dalam berbagai bentuk, sehingga tidak ada kawasan industri yang benar-benar terbebas dari limbah jenis tersebut.

“Tidak ada. Kalau perusahaan memang penghasil limbah B3, tetapi limbah B3 itu harus dikerjasamakan dengan pihak ketiga yang berizin. Jadi tidak sembarangan yang bisa mengambil,” ujarnya.

Dani menjelaskan, saat ini memang terdapat satu lokasi yang direncanakan menjadi fasilitas pengolahan limbah B3 di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo. Namun hingga kini fasilitas tersebut belum dapat beroperasi karena masih terkendala proses perizinan.

“Saat ini belum ada pengelolaan limbah B3 di Subang. Ada satu di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, tapi izinnya masih terkendala. Perizinannya belum beres, jadi di Subang belum ada pengolahan atau pemanfaatan limbah B3,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat sebagian besar perusahaan di Kabupaten Subang harus mengirim limbah B3 ke fasilitas pengolahan di luar daerah yang telah memiliki izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup.

“Kebanyakan industri bekerja sama dengan pengelola limbah di luar Subang, tetapi yang sudah berizin dari kementerian,” kata Dani.

Menurut Dani, daerah tujuan pengangkutan limbah B3 dari perusahaan-perusahaan di Subang umumnya berada di Kabupaten Karawang, Purwakarta, Bekasi, hingga sejumlah wilayah lain di Pulau Jawa yang memiliki fasilitas pengolahan limbah berizin.

“Kebanyakan perusahaan di Subang itu pengangkutan limbahnya ke daerah Karawang, Purwakarta, Bekasi, dan daerah Jawa juga ada,” ujarnya.

DLH Kabupaten Subang mengingatkan seluruh pelaku industri agar tetap mematuhi prosedur operasional standar (SOP) dalam pengelolaan limbah B3. 

Selama menunggu proses pengangkutan, limbah wajib disimpan di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) yang memenuhi ketentuan.

“Kami menghimbau untuk pengelolaan limbah B3 harus sesuai dengan SOP. Jadi limbah harus disimpan di tempat penyimpanan, tidak sembarangan,” tegas Dani.

Ia menambahkan, setiap perusahaan juga diwajibkan memiliki TPS limbah B3 sebagai lokasi penyimpanan sementara sebelum limbah diangkut oleh pihak ketiga yang telah memiliki izin.

“Tiap perusahaan harus mempunyai TPS penyimpanan. Jadi sementara limbah B3 belum bisa dibuang, dikumpulkan dulu. Nah, pihak perusahaan wajib bekerja sama dengan pihak ketiga yang berizin,” tambahnya.

Dani berharap ke depan Kabupaten Subang segera memiliki fasilitas pengolahan atau pemanfaatan limbah B3 yang telah memenuhi seluruh persyaratan perizinan. 

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan industri di daerah.

“Kami berharap di Subang mempunyai pengolahan atau pemanfaatan limbah B3, sehingga perusahaan-perusahaan di Subang tidak perlu mengangkut limbahnya terlalu jauh,” pungkasnya. (cdp/ysp) 

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini7 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat9 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta9 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta9 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang11 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline11 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline11 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline12 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle13 jam lalu