Politisi NasDem Berharap Besar ke Reynaldy-Agus Masykur

PASUNDANEKSPRES.ID - Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Fraksi NasDem, Hendra Purnawan, menyampaikan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Reynaldy Putra Andita dan Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi dalam memimpin Kabupaten Subang.
Menurut pria yang akrab disapa Boeng ini, perjalanan satu tahun duet kepala daerah yang akrab disapa Kang Rey dan Kang Agus tersebut merupakan amanah berat karena keduanya dihadapkan pada berbagai pekerjaan rumah strategis daerah.
“Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, mereka langsung dihadapkan pada tantangan besar, salah satunya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Subang yang berada di angka 70,05 dan masih berada di peringkat menengah di Jawa Barat,” terangnya kepada Pasundan Ekspres.
Ia menilai, kondisi tersebut menjadi beban sekaligus tantangan bagi kepemimpinan keduanya untuk meningkatkan kualitas pembangunan manusia agar Subang dapat menempati posisi lebih terhormat di tingkat provinsi.
Boeng menyebut kehadiran dua pemimpin muda membawa harapan besar masyarakat, terutama dalam menata kota, membangun desa, memperkuat ekonomi kerakyatan, hingga memperbaiki infrastruktur jalan.
“Harapan masyarakat jelas, yakni bagaimana Subang bisa bangkit ekonominya, infrastruktur semakin baik, dan ke depan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat,” ungkapnya.
Ia menilai tahun pertama kepemimpinan Reynaldy-Agus lebih banyak difokuskan pada fase konsolidasi, khususnya pembenahan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) pasca dinamika politik Pilkada 2024.
“Pembinaan ASN dilakukan secara maraton agar mereka kembali fokus bekerja dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah,” ucapnya.
Selain konsolidasi internal, Boeng menyoroti percepatan penanganan jalan kabupaten yang rusak sebagai prioritas utama pada tahun pertama, termasuk melalui penganggaran dalam APBD Perubahan 2025.
Ia juga mengapresiasi langkah penyesuaian anggaran yang dilakukan pemerintah daerah di tengah kebijakan pengurangan transfer dana dari pemerintah pusat.
“Ini tantangan besar, tetapi mereka mampu melakukan langkah krusial agar keseimbangan antara belanja dan pendapatan daerah tetap terjaga,” kata Boeng.
Ia menegaskan, satu tahun kepemimpinan Reynaldy-Agus merupakan tahap awal dan pondasi pembangunan jangka panjang yang telah dituangkan dalam RPJMD 2025–2030.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif mendukung pembangunan daerah, bukan sekadar menjadi penonton.
“Kita semua harus ikut menjaga dan mempercantik ‘rumah besar’ bernama Subang ini. Tidak mungkin perubahan bisa dilakukan hanya oleh bupati dan wakil bupati,” ujarnya.
Boeng meyakini duet Reynaldy-Agus memiliki komitmen kuat menjadikan Subang sebagai daerah primadona dan pusat ekonomi di Jawa Barat dalam lima tahun ke depan.
“Mereka tulus ingin membawa Subang maju. Mungkin tidak instan, tetapi dengan konsistensi, janji-janji itu akan terealisasi secara bertahap,” pungkasnya. (cdp/ysp)
