Top! Siswa SMP Panatagama Subang Terpilih Jadi Delegasi AYIMUN 2026 di Kuala Lumpur

PASUNDANEKSPRES.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa asal Subang. Kayla Meoquanee Indrawan, siswi kelas 8 SMP Panatagama Subang, terpilih sebagai Delegasi Junior ke-22 dalam ajang Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 21–24 Agustus 2026.
Kayla berhasil lolos sebagai salah satu peserta terbaik dari ribuan pelamar yang mengikuti seleksi ketat. Proses tersebut meliputi tahapan administrasi hingga wawancara berbahasa Inggris dengan materi seputar geopolitik, public speaking, dan isu-isu global.
Prestasi tersebut juga mendapat apresiasi langsung dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang.
Pihaknya menilai capaian Kayla sebagai bukti nyata kualitas pelajar daerah yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Kepala Sekolah SMP Panatagama Islam, Egi Fajriandi, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan Kayla menjadi bukti nyata kualitas siswa serta sistem pendidikan yang diterapkan di sekolah.
Menurutnya, Kayla telah melalui proses seleksi dan wawancara secara maksimal hingga akhirnya dipercaya mewakili dalam forum internasional tersebut.
Ia juga menyebutkan bahwa konferensi akan berlangsung pada Agustus mendatang, dengan masa persiapan sekitar satu bulan sebelum keberangkatan.
“Sekolah akan memberikan pembekalan intensif kepada Kayla, termasuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Subang untuk memastikan kesiapan yang optimal,” ujarnya.
SMP Panatagama Subang Apresiasi dan Beri Motivasi untuk Siswa Lain
Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah berencana mengumumkan pencapaian tersebut secara resmi dalam upacara bendera setiap hari Senin. Langkah ini diharapkan mampu memotivasi siswa lain untuk terus berprestasi dan meningkatkan semangat kompetitif di lingkungan sekolah.
Egi menilai, prestasi Kayla dapat menjadi titik balik bagi siswa lain untuk lebih giat belajar, memperkuat daya saing, serta membangun visi masa depan yang lebih jelas.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian ini sejalan dengan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas melalui program unggulan berbasis STEAM. Program tersebut membekali siswa dengan keterampilan sains, eksperimen, serta proses desain rekayasa berbasis pemecahan masalah.
Selain itu, penguatan kemampuan bahasa Inggris juga menjadi fokus utama melalui program seperti English Day dan English Ambassadors yang melibatkan siswa kelas 7 hingga 9.
Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi dan public speaking agar siswa mampu bersaing di tingkat global.
Sekolah juga bekerja sama dengan Cambridge Assessment English untuk menyelenggarakan tes berstandar internasional yang mencakup kemampuan berbicara, menulis, mendengarkan, dan membaca. Sertifikat yang diperoleh berlaku seumur hidup dan menjadi indikator kompetensi bahasa Inggris siswa.
Tak hanya itu, siswa juga mendapatkan kesempatan mengikuti program praktik bahasa Inggris di luar negeri, seperti ke Malaysia dan Singapura, guna meningkatkan pengalaman berkomunikasi secara langsung di lingkungan internasional.
Melalui berbagai program tersebut, Egi berharap para siswa dapat menjadi pribadi yang kompetitif, berdaya saing tinggi, serta berakhlak mulia.
Ia menegaskan, tujuan utama sekolah adalah mencetak generasi Muslim unggulan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter.
“Kami optimistis dengan semakin banyaknya prestasi yang diraih siswa, SMP Panatagama Islam dapat terus berkembang menjadi salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Subang,” harapnya.
Sementara itu, Kayla Meoquanee Indrawan mengaku bersyukur atas kesempatan yang diraihnya. Ia menjelaskan bahwa proses pendaftaran dilakukan oleh orang tuanya, kemudian dilanjutkan dengan wawancara penuh dalam bahasa Inggris.
“Dari ribuan pendaftar, hanya beberapa yang lolos. Saya sangat bersyukur bisa menjadi salah satunya,” ungkapnya.
Kayla mengaku merasa senang sekaligus gugup karena harus menggunakan bahasa Inggris secara penuh.
Meski demikian, ia menganggap kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan public speaking dan memperluas wawasan.
Ia berharap dapat menjalankan tugasnya dengan baik serta mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang H. Heri Sopandi, S.Sos., M.MPd menyampaikan apresiasi langsung kepada Kayla Meoquanee Indrawan. Dia bersama dengan Kabid Pembinaan SMP Leni Lesnawati MPd mendatangi langsung SMP Panatagama pada Rabu (22/4/2026).
Heri Sopandi kemudian berbincang-bincang dengan Kayla Meoquanee Indrawan untuk mengetahui bagaimana perjalanan hingga terpilih sebagai Delegasi Junior ke-22 dalam ajang Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN).
Di akhir perbincangan, Heri Sopandi akan mengundang Kayla Meoquanee Indrawan untuk menerima penghargaan dari Bupati Subang Reynaldy dalam acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional.(opl/znl/ysp)
