Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

TPA Cikolotok Terbakar, Diduga Ada Unsur Kesengajaan

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|09:18 WIB
Bagikan:
TPA Cikolotok Terbakar, Diduga Ada Unsur Kesengajaan
PADAMKAN API: Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta dibantu personel Pemadam Kebakaran terus berupaya memadamkan titik api yang masih tersisa di TPA Cikolotok, Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan, Kamis (9/7/2026). Adam Sumarto/Pasundan Ekspres

PURWAKARTA - TPA Cikolotok Terbakar sejak Rabu (8/7/2026). Hingga Kamis (9/7/2026), sejumlah titik api dan kepulan asap masih terlihat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta tersebut.

Meski demikian, intensitas kebakaran mulai berkurang berkat upaya pemadaman yang dilakukan secara terus-menerus oleh petugas. Jumlah titik api dan kepulan asap pun jauh lebih sedikit dibandingkan hari sebelumnya. 

Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta dibantu personel Dinas Pemadam Kebakaran terus melakukan penyemprotan air menggunakan selang yang terhubung dengan truk tangki guna mendinginkan area yang masih terbakar.

Kepala Bidang Persampahan DLH Kabupaten Purwakarta, Anggoro, mengatakan, proses pemadaman masih berlangsung karena masih terdapat bara api di bawah tumpukan sampah. 

Menurutnya, cuaca panas dan hembusan angin menjadi tantangan tersendiri yang membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama.

"Jumlah titik api dan kepulan asap saat ini sudah jauh berkurang. Kami terus melakukan penyiraman agar api benar-benar padam dan tidak kembali membesar," kata Anggoro kepada wartawan.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh unsur kesengajaan. 

"Api diduga berasal dari aktivitas seorang pemulung yang membakar bekas tempat tidur yang dibuang ke area TPA Cikolotok hingga akhirnya merembet ke tumpukan sampah lainnya," ujarnya.

Area yang terdampak kebakaran, kata dia, diperkirakan seluas sekitar satu hektare dan saat ini telah berhasil dilokalisasi oleh petugas sehingga tidak meluas ke area lain. Adapun, luas keseluruhan TPA Cikolotok mencapai hampir 10 hektare.

Selain fokus pada pemadaman, lanjutnya, DLH juga memastikan aktivitas pengelolaan sampah tetap berjalan. Untuk diketahui, setiap harinya, TPA Cikolotok menerima sekitar 160 ton sampah yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Anggoro mengimbau para pemulung maupun penggembala yang beraktivitas di sekitar TPA agar tidak membuang puntung rokok yang masih menyala maupun membakar sampah sembarangan. 

"Kondisi cuaca kering dan angin kencang saat ini sangat berpotensi memicu kebakaran baru apabila tidak diantisipasi," ucapnya.

-
Polisi Cek Lokasi Kebakaran
Sebelumnya, Kapolsek Pasawahan AKP Gugun Gunadi melakukan pengecekan lokasi kebakaran TPA Cikolotok sebagai respons cepat untuk memastikan kondisi di lokasi tetap aman, Rabu (8/7/2026).

"Pengecekan dilakukan guna mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran, serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang berada di sekitar area TPA," kata Gugun.

Selain memantau kondisi kebakaran, pihaknya juga melaksanakan kegiatan sambang warga guna menyerap informasi di lapangan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. 

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area yang masih berpotensi menimbulkan bahaya, selalu waspada terhadap dampak asap, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api baru maupun kondisi yang membahayakan keselamatan," ujar Gugun.(add/ysp)

Berita Terbaru

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline4 menit lalu
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang2 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat2 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle3 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle4 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle4 jam lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional5 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle5 jam lalu
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle6 jam lalu