Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Viral Oknum Polisi Kasih Mahar Emas Palsu ke Pengantin Wanita di Purwakarta

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|12:01 WIB
Bagikan:
Viral Oknum Polisi Kasih Mahar Emas Palsu ke Pengantin Wanita di Purwakarta
Viral Oknum Polisi Kasih Mahar Emas Palsu ke Pengantin Wanita di Purwakarta

PASUNDAN EKSPRES - Viral baru-baru ini oknum polisi kasih mahar palsu ke pangantin wanita di Purwakarta. Kabar mahar palsu yang diberikan oleh oknum polisi itu pertama kali terungap dalam sebuah video  TikTok @syfdwf dan sudah ditonton lebih dari 6 juta kali.

Publik dibuat penasaran dengan unggahan video TikTok tersebut, karena menampilkan wajah Kang Dedi Mulyadi. Sementara wajah asli  mempelai pria disensor dengan menggunakan stiker emoticon. 

BACA JUGA:Kominfo Mendukung Starlink Tawarkan Akses Internet di Daerah 3T

Dilansir viva.co.id, Dedi Mulyadi akhirnya menemui mempelai perempuan yang diketahui bernama Syifa (26). Syifa lalu menceritakan bahwa dirinya telah menikah dengan pria berinisial MADP pada 20 Mei 2021. 

Saat itu, mantan bupati Purwakarta tersebut kebetulan menjadi saksi pernikahan mereka berdua atas permintaan dari ayah Syifa yang merupakan Camat Wanayasa Purwakarta.

BACA JUGA:Sat Lantas Polres Subang Catat Kecelakaan Menurun Selama Arus Mudik 

“Kita itu tunangan tiga bulan setelah pacaran. Kemudian menikah empat tahun setelah pacaran. Dia (MADP) anggota polisi,” ujar Syifa Dwi Fatmawati kepada Kang Dedi Mulyadi seperti dilansir dari kanal YouTube pribadinya pada Rabu, (17/4/2024)

Syifa menjelaskan bahwa saat itu MADP memberikan mas kawin berupa emas seberat 10 gram. Emas itu baru dia lihat secara fisik saat proses ijab kabul. 

BACA JUGA:Tim Saber Pungli Jabar Tertibkan Petugas Parkir Liar di Masjid Raya Al-Jabbar, Empat Orang Diduga Pelaku Pungli Ditangkap

Namun, usai melangsungkan pernikahan ia tidak mendapatkan surat resmi dan seiring berjalannya waktu emas itu pun menghitam.  

Syifa penasaran sampai mengecek ke toko emas. Setelah dicek, ternyata perhiasan itu sama sekali tidak memiliki kandungan emas dan masuk ke dalam kategori aksesoris.  Hingga saat ini, emas tersebut masih disimpan Syifa sebagai bukti. 

BACA JUGA:Menunggu Hasil Putusan Sengketa Pilpres 2024, Gibran: Ditunggu Aja Hasilnya

“Mau cerita ke orang tua berat juga dan malu. Akhirnya cerita konsultasi ke psikolog karena tidak ada teman untuk cerita, berasa hidup ini gak ada harga dirinya sama sekali kok sampai diberi mahar emas palsu,” ujar Syifa. 

Syifa akhirnya mengajukan gugatan cerai. Bukan hanya soal emas palsu yang diberikan oleh anggota polisi tersebut, tapi ia ingin berpisah karena hubungan dengan keluarga sang suami tidak baik dan adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 

BACA JUGA:Ngeri! Seorang Mayat Pria Ditemukan Dicor Di Lantai Rumahnya di Bandung Barat

“KDRT melempar vape ke badan sampai biru. Sampai sekarang saya harus ke psikiater diberi obat-obatan karena dia sering mengancam sampai ke tempat kerja saya minta untuk saya dipecat. Dia itu gak suka dikritik, gak suka dengar omongan, sampai ada itu (KDRT),” katanya.

“Selama ini suami terus menghambat dan mempersulit proses perceraian. Saya dan keluarga sudah tidak mau meneruskan pernikahan. Makanya saya ingin mempercepat proses perceraian supaya hak asuh anak ke saya,” ucap SDF.

(nym) 

Berita Terbaru

Penampakan Gerbang Gedung Sate Bandung yang Disebut Mirip Kerajaan, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Penampakan Gerbang Gedung Sate Bandung yang Disebut Mirip Kerajaan, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jawa Barat44 menit lalu
Cara Menyembunyikan Jumlah Like dan Share Instagram, Klik Ini!

Cara Menyembunyikan Jumlah Like dan Share Instagram, Klik Ini!

Lifestyle1 jam lalu
Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Nasional3 jam lalu
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Babak Perempat Final French Open 2026: Amri/Nita Jumpa Kembali Feng/Huang

Babak Perempat Final French Open 2026: Amri/Nita Jumpa Kembali Feng/Huang

Olahraga4 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Nasional5 jam lalu
Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun

Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun

Nasional6 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang untuk Lulusan SMA/SMK Oktober 2026

Lowongan Kerja di Subang untuk Lulusan SMA/SMK Oktober 2026

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina EP Subang Field dan BPBD Memperkuat Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

Pertamina EP Subang Field dan BPBD Memperkuat Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

Subang6 jam lalu
Laporan Keuangan Palsu Ikut Dibidik, Prabowo Tutup 700 BUMN Bermasalah

Laporan Keuangan Palsu Ikut Dibidik, Prabowo Tutup 700 BUMN Bermasalah

Nasional6 jam lalu