Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Harris Serukan Segera Akhiri Perang di Gaza, Menolak Pendudukan Kembali Israel

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:14 WIB
Bagikan:
Harris Serukan Segera Akhiri Perang di Gaza, Menolak Pendudukan Kembali Israel
Harris Serukan Segera Akhiri Perang di Gaza, Menolak Pendudukan Kembali Israel (Image From: The New Arab)

PASUNDAN EKSPRES - Harris serukan segera akhiri perang di Gaza, dan tidak ada pendudukan kembali oleh Israel.

Kandidat presiden dari Partai Demokrat AS, Kamala Harris, menyerukan diakhirinya perang Israel-Gaza dan menegaskan bahwa Israel tidak boleh kembali menduduki wilayah Palestina tersebut setelah konflik yang telah berlangsung hampir setahun ini berakhir.

Harris Serukan Segera Akhiri Perang di Gaza 

Saat berbicara di Philadelphia kepada Asosiasi Jurnalis Kulit Hitam Nasional, ia mendesak agar segera ada gencatan senjata antara Israel dan militan Hamas Palestina. Ia menyarankan solusi dua negara, dan meminta stabilitas di Timur Tengah tanpa memperkuat kekuatan Iran.

Menurut kementerian kesehatan Gaza, konflik ini telah menewaskan sedikitnya 41.252 orang dan melukai 95.497 lainnya.

BACA JUGA: Israel Menanam Bahan Peledak di Pager milik Hizbullah, Lukai 3 Ribu Orang

BACA JUGA: Fakta tentang Tersangka Percobaan Penembakan Trump, Beragam Pelanggaran Menumpuk!

Infrastruktur di Gaza hancur, dan akses ke layanan dasar seperti air bersih dan medis menjadi sangat terbatas. Selain itu, banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal, dan kondisi kehidupan di wilayah tersebut semakin memburuk.

Harris juga ditanya tentang Springfield, Ohio, sebuah kota yang beberapa hari terakhir menjadi sorotan media sosial setelah kelompok sayap kanan membuat klaim palsu bahwa imigran Haiti makan hewan peliharaan.

Mantan Presiden Donald Trump, yang bersaing dengan Harris dari Partai Republik dalam pemilihan presiden 5 November lalu, telah berjanji untuk melakukan deportasi massal terhadap imigran Haiti dari Springfield jika terpilih, meskipun sebagian besar dari mereka berada di Amerika secara legal.

Harris mengatakan bahwa jika terpilih sebagai presiden, ia akan bekerja sama dengan investor swasta untuk meningkatkan pasokan perumahan. Ia juga mengakui bahwa masih banyak yang perlu dilakukan untuk menurunkan harga rumah di Amerika.

(ipa)

Berita Terbaru

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle31 menit lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional1 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional3 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional5 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional5 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat5 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu