Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Fakta tentang Tersangka Percobaan Penembakan Trump, Beragam Pelanggaran Menumpuk!

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:01 WIB
Bagikan:
Fakta tentang Tersangka Percobaan Penembakan Trump, Beragam Pelanggaran Menumpuk!
Pelaku percobaan penembakan Donald Trump yang bernama Ryan Routh (Image From: New York Post & WTOL)

PASUNDAN EKSPRES - Fakta tentang tersangka percobaan penembakan Trump. Salah satu kandidat calon presiden Amerika Serikat, yaitu Donald Trump baru saja ditimpa sebuah musibah mengerikan yang hampir merenggut nyawanya untuk kedua kali. 

Seseorang baru saja akan melemparkan sebuah tembakan pada calon presiden dari Partai Republik tersebut. namun gagal. Kejadian itu terjadi ketika Trump sedang bermain golf di lapangan West Palm Beach, Florida. 

Fakta tentang Tersangka Percobaan Penembakan Trump 

Seorang Agen Secret Service berusaha mengejar seseorang yang berada di semak-semak yang tidak jauh dari keberadaan Trump.

Pelaku berlari dan meninggalkan barang-barang miliknya, termasuk sebuah senapan. Namun, tak lama dari situ, pelaku akhirnya ditangkap di sekitar 65 km dari lapangan golf. 

Pelaku bernama Ryan Routh yang berusia 58 tahun. Dilansir dari Reuters, ia merupakan kontraktor atap yang memiliki rencana aneh untuk membantu Ukraina melawan invasi Rusia. Ryan Routh didakwa dengan dua kejahatan yang berkaitan dengan senjata api di pengadilan federal di Florida. 

BACA JUGA: Tersangka Pecobaan Pembunuhan Trump Telah Mengintai selama 12 Jam

BACA JUGA: Donald Trump Selamat dari Rencana Penembakan yang Kedua

Para pejabat belum menyebutkan motif yang melatarbelakangi alasan mengapa pelaku melakukan percobaan pembunuhan pada Trump. 

Diketahui Routh mengejek Presiden Joe Biden di media sosial. Namun, dia kemudian menyebut dukungannya terhadap Trump sebagai "kesalahan besar" dan beberapa kali menyebut mantan presiden itu sebagai "bodoh", "badut", dan "idiot".

Catatan pengadilan menunjukkan bahwa Routh memiliki riwayat pelanggaran lalu lintas, keterlambatan pembayaran pajak, dan penulisan cek palsu.

Namun, pada tahun 2002, dia kehilangan hak untuk memiliki senjata setelah mengaku bersalah atas tindak pidana di North Carolina terkait kepemilikan senjata otomatis yang tidak terdaftar. 

Dalam kasus tersebut, Routh melarikan diri saat diberhentikan oleh polisi dekat rumahnya di Greensboro, North Carolina, dan bersembunyi di tempat usahanya di bidang atap selama beberapa jam sebelum akhirnya ditangkap, menurut catatan pengadilan dan artikel berita dari Greensboro News & Record pada tahun 2002.

Routh mengaku bersalah atas kepemilikan senjata otomatis yang tidak terdaftar, yang dianggap sebagai senjata pemusnah massal menurut hukum North Carolina dan dapat dihukum hingga 59 bulan penjara, menurut kantor jaksa wilayah dan panitera Pengadilan Tinggi Guilford County. Dia dijatuhi hukuman percobaan.

Delapan tahun kemudian, dia kembali mengaku bersalah atas tindak kriminal karena kepemilikan barang curian, seperti obor las, gerobak dorong, dan kabel listrik, menurut kantor kejaksaan setempat.

Sebagai pemilik beberapa perusahaan atap, dia juga sering dituntut oleh orang-orang yang menuduhnya tidak membayar tagihan. 

(ipa)

Berita Terbaru

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle32 menit lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional1 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional3 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional5 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional5 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat5 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu