Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ya Ampun! Korut Kirim Balon yang Berisikan Kotoran dan Sampah ke Korsel, Bentuk Provokasi?

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:06 WIB
Bagikan:
Ya Ampun! Korut Kirim Balon yang Berisikan Kotoran dan Sampah ke Korsel, Bentuk Provokasi?
Ya Ampun! Korut Kirim Balon yang Berisikan Kotoran dan Sampah ke Korsel, Bentuk Provokasi? (Image From: NBC News)

PASUNDAN EKSPRES - Korut kirim balon yang berisikan kotoran dan sampah ke Korsel. Dalam tindakan yang dianggap sebagai provokasi, pekan ini Korea Utara telah menerbangkan ratusan balon besar yang berisi berbagai macam sampah ke wilayah Korea Selatan, yang merupakan rival regionalnya.

Dilansir dari AP News, Jumat (31/5), sampah yang dibuang melalui balon-balon tersebut termasuk kotoran, puntung rokok, sobekan kain, baterai bekas, dan bahkan kabarnya juga popok.

Korut Kirim Balon yang Berisikan Kotoran dan Sampah

Kim Yo-jong yang merupakan kakak perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengkonfirmasi bahwa Korea Utara memang mengirimkan ratusan balon besar yang berisi berbagai macam sampah ke wilayah Korea Selatan.

Ia mengatakan bahwa pengiriman balon-balon tersebut merupakan pemenuhan atas ancaman sebelumnya dari negaranya untuk "menjatuhkan gundukan sampah dan kotoran" di Korea Selatan.

Menurut Kim Yo-jong, tindakan ini merupakan tanggapan Korea Utara terhadap kampanye selebaran yang dilakukan oleh para aktivis dari Korea Selatan.

Kampanye selebaran tersebut dianggap sebagai provokasi oleh Korea Utara, yang kemudian membalas dengan mengirimkan balon-balon berisi sampah ke wilayah negara tetangganya.

Menurut para ahli, kampanye pengiriman balon-balon sampah oleh Korea Utara ke Korea Selatan ditujukan untuk memicu perpecahan di dalam masyarakat Korea Selatan. Tujuannya adalah untuk mendorong kritik terhadap kebijakan pemerintah konservatif Korea Selatan yang keras terhadap Korea Utara.

BACA JUGA: Menanti Sikap Taylor Swift untuk Palestina Melalui Surat dari Swifties: "Speak Now, Taylor"

BACA JUGA: China Melakukan Razia terhadap Akun Influencer yang Suka Pamerkan Kekayaan di Medsos

Selain itu, para ahli juga berpendapat bahwa Korea Utara kemungkinan akan melakukan provokasi-provokasi baru dalam beberapa bulan ke depan.

Tindakan-tindakan provokatif tersebut diperkirakan akan dilakukan untuk mencampuri atau mempengaruhi proses pemilihan presiden di Amerika Serikat yang akan berlangsung pada bulan November.

Sejak Selasa malam, sekitar 260 balon udara yang diluncurkan dari Korea Utara telah ditemukan di berbagai wilayah Korea Selatan. Meskipun jumlahnya cukup besar, pihak militer Korea Selatan menyatakan bahwa penyelidikan awal tidak menemukan adanya bahaya yang serius dari balon-balon tersebut.

Menurut keterangan pihak militer, sampah yang diikatkan pada balon-balon itu tidak mengandung bahan-bahan berbahaya seperti zat kimia, biologis, atau radioaktif. 

Menurut Koh Yu-hwan, seorang profesor emeritus di Universitas Dongguk Seoul, Korea Utara kemungkinan besar telah memutuskan bahwa kampanye peluncuran balon udara merupakan cara yang lebih efektif untuk memaksa pemerintah Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol untuk mengambil tindakan tegas terhadap penyebaran selebaran di Korea Selatan.

Korea Utara sangat sensitif terhadap selebaran yang kadang-kadang dikirimkan oleh aktivis Korea Selatan melewati perbatasan menggunakan balon mereka sendiri. Selebaran-selebaran tersebut berisi informasi mengenai dunia luar serta kritik terhadap pemerintahan otoriter dinasti Kim di Korea Utara. 

Hal ini disebabkan karena sebagian besar dari 26 juta penduduk Korea Utara hanya memiliki akses yang sangat terbatas terhadap berita dan informasi asing.

(ipa)

Berita Terbaru

Kisah WNI Dipenjara di Malaysia Gegara Puntung Rokok, Berawal dari Denda RM1.000

Kisah WNI Dipenjara di Malaysia Gegara Puntung Rokok, Berawal dari Denda RM1.000

Nasional54 menit lalu
Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Nasional1 jam lalu
Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Subang1 jam lalu
Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat2 jam lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang2 jam lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga2 jam lalu
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional3 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional3 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang3 jam lalu