Dedi Mulyadi Siapkan Program Pembangunan Sekolah Maung di Jawa Barat

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tengah menyiapkan rencana pembangunan Sekolah Maung yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 2026.
Sekolah ini dirancang sebagai institusi pendidikan yang berfokus pada pembentukan sumber daya manusia berkualitas dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Istilah Maung sendiri merupakan singkatan dari Manusia Unggul. Gagasan mengenai sekolah ini pertama kali disampaikan Dedi Mulyadi melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel. Ia menargetkan Sekolah Maung dapat mulai beroperasi pada tahun 2027.
“Tahun ini kita membangun Sekolah Maung, yaitu Sekolah Manusia Unggul,” ujar Dedi.
Sekolah Maung direncanakan menyediakan enam program keahlian yang dirancang sesuai dengan tuntutan dunia industri serta perkembangan era modern. Keenam jurusan tersebut mencakup teknologi informasi, otomotif, pertanian, olahraga, elektro, dan bidang kelautan.
“Ada enam jurusan, yakni teknologi informasi, otomotif, pertanian, olahraga, elektro, serta kelautan,” jelasnya.
Dalam hal pendanaan, Dedi berharap pembangunan proyek ini dapat memperoleh dukungan dari pemerintah pusat. Namun demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga telah menyiapkan anggaran mandiri guna merealisasikan pembangunan sekolah tersebut.
“Mudah-mudahan ada dukungan dari pusat. Namun, pemerintah provinsi juga siap melaksanakan pembangunan ini,” kata Dedi.
Selain mendirikan sekolah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga merencanakan peningkatan sarana penunjang di sekitar kawasan pendidikan. Upaya tersebut mencakup perbaikan trotoar, pembangunan taman dan halte, serta penambahan penerangan jalan pada ruas-ruas jalan provinsi yang berada di depan area sekolah.
“Jalan provinsi yang melewati kawasan sekolah akan dilengkapi trotoar yang baik, kursi, lampu penerangan, dan halte dengan desain yang representatif,” tuturnya.
Pembangunan Sekolah Maung diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus melahirkan generasi berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.
