Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Direktur Utama KAI dan Gubernur Jawa Barat Bahas Kereta Petani dan Pedagang

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|11:01 WIB
Bagikan:
Direktur Utama KAI dan Gubernur Jawa Barat Bahas Kereta Petani dan Pedagang
Foto jabarprov.go.id

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin membahas inovasi transportasi baru yang akan mempermudah mobilitas petani dan pedagang di Jawa Barat.

Melalui konsep "Kereta Petani dan Pedagang", Pemda Provinsi Jabar dan KAI berkomitmen menghadirkan sarana distribusi hasil bumi yang efisien, murah, dan ramah lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, KDM-- sapaan akrab Dedi Mulyadi --mengusulkan agar salah satu jalur kereta di Jawa Barat dimanfaatkan untuk mengangkut hasil pertanian dan peternakan, seperti domba, ayam, sayur, buah, dan beras.

"Saya ingin satu rel disiapkan khusus untuk petani dan pedagang. Jadi mereka bisa membawa hasil bumi langsung ke pasar tanpa mengganggu penumpang umum," ujar KDM.

Dirut KAI Bobby Rasyidin menyambut baik ide tersebut. Ia mengungkapkan KAI telah memproduksi empat unit Kereta Petani dan Pedagang dan berencana menambah empat unit lagi yang akan difokuskan untuk melayani wilayah Jawa Barat.

"Empat unit tambahan ini kami siapkan khusus untuk Jawa Barat. Produksinya segera kami jalankan," kata Bobby.

Bobby menambahkan, desain kereta untuk Jawa Barat akan dibuat khusus tanpa sistem pendingin (AC), menyesuaikan dengan kebutuhan pengangkutan hasil ternak dan pertanian.

"Presiden juga menyarankan agar kereta angkutan semacam ini tidak menggunakan AC karena dapat membahayakan hewan ternak seperti ayam atau domba," ujarnya.

KDM menilai langkah ini akan sangat membantu pedagang kecil, terutama di daerah-daerah penghasil seperti Cianjur, Subang, Indramayu, dan Cirebon.

Ia juga mengusulkan agar jalur angkutan hasil bumi dari Cirebon hingga Jakarta diintegrasikan dengan stasiun-stasiun penggilingan beras di sepanjang lintasan.

"Bayangkan kalau di dekat stasiun-stasiun seperti Subang, Indramayu, atau Cirebon dibuat penggilingan beras dekat stasiun, hasilnya bisa langsung naik kereta menuju Jakarta," terang KDM.

Dirut KAI pun menyetujui gagasan tersebut dan menyebutkan akan menindaklanjutinya dengan kerjasama formal. "Baik, kita buat MOU untuk program angkutan distribusi barang," ujar Bobby.

Sebagai langkah awal, KAI juga akan meluncurkan Kereta Wisata Cianjur–Sukabumi pada Desember mendatang sebagai bagian dari revitalisasi jalur kereta di wilayah selatan Jawa Barat.

Berita Terbaru

Update Ranking AFC Terbaru: Persib Menang 2-0 atas Melbourne Victory, Liga Indonesia Masih di Posisi 16 Asia

Update Ranking AFC Terbaru: Persib Menang 2-0 atas Melbourne Victory, Liga Indonesia Masih di Posisi 16 Asia

Olahraga3 menit lalu
Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI Tuai Kritik, Publik: Nirempati!

Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI Tuai Kritik, Publik: Nirempati!

Nasional6 menit lalu
IHSG Hari Ini Melemah 1% ke Level 5.021, Sebanyak 499 Saham Tertekan

IHSG Hari Ini Melemah 1% ke Level 5.021, Sebanyak 499 Saham Tertekan

Nasional13 menit lalu
Pemerintah Targetkan Motor Listrik Merambah Seluruh Indonesia pada 2035, Ojol dan Kurir Jadi Prioritas Mulai 2027

Pemerintah Targetkan Motor Listrik Merambah Seluruh Indonesia pada 2035, Ojol dan Kurir Jadi Prioritas Mulai 2027

Headline13 menit lalu
ADVERTISEMENT
Civitas Akademika Unpad Desak Pemerintah Atasi Krisis, Soroti Keadilan Antar Generasi

Civitas Akademika Unpad Desak Pemerintah Atasi Krisis, Soroti Keadilan Antar Generasi

Nasional16 menit lalu
Bapperida Subang Perkuat Publikasi Data Geospasial, Dukung Pembangunan Berbasis Data

Bapperida Subang Perkuat Publikasi Data Geospasial, Dukung Pembangunan Berbasis Data

Headline20 menit lalu
Geruduk Pabrik BYD Subang, Warga Tuntut Kuota 70 Persen Tenaga Kerja Lokal

Geruduk Pabrik BYD Subang, Warga Tuntut Kuota 70 Persen Tenaga Kerja Lokal

Subang36 menit lalu
Subang Bahas Integrasi Beras Fortifikasi dalam Program MBG, Cegah Anemia dan Stunting

Subang Bahas Integrasi Beras Fortifikasi dalam Program MBG, Cegah Anemia dan Stunting

Headline40 menit lalu
Kemendagri Siapkan Insentif Rp1 Triliun, MBG Bisa Pengaruhi Penilaian Pemda

Kemendagri Siapkan Insentif Rp1 Triliun, MBG Bisa Pengaruhi Penilaian Pemda

Nasional50 menit lalu
Satreskrim Polres Purwakarta Bongkar Kasus Pemalsuan SLHS SPPG, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Satreskrim Polres Purwakarta Bongkar Kasus Pemalsuan SLHS SPPG, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Headline1 jam lalu