Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

FKKSS SMA Tolak Gugatan PTUN, Dukung PAPS Pemprov Jawa Barat

I
Indrawan SetiadiEditor: Yusup Suparman
|07:45 WIB
Bagikan:
FKKSS SMA Tolak Gugatan PTUN, Dukung PAPS Pemprov Jawa Barat
DUKUNGAN: Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta SMA Kabupaten Karawang, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Pencegahan Anak Putus Sekolah, yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

KARAWANG-Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FKKSS) SMA Kabupaten Karawang menyatakan dukungan penuh terhadap Program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

FKKSS juga menolak adanya upaya menggugat program tersebut melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Ketua FKKSS SMA Kabupaten Karawang, Hermanto Daifu menegaskan, PAPS merupakan langkah strategis pemerintah provinsi dalam memastikan hak pendidikan bagi seluruh anak. Khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dan rentan putus sekolah. 

“Program ini sejalan dengan semangat pendidikan karakter Pancawaluya yang diusung Jawa Barat,” ujarnya.

Ia menyebut, sikap FKKSS mengacu pada kebijakan yang tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 463.1/KEP.323-Disdik/2025 jo 421.3/KEP 346/Disdik/2025 tentang Petunjuk Teknis Pencegahan Anak Putus Sekolah. Menurutnya, regulasi ini menjadi landasan penting dalam pelaksanaan program PAPS tahun 2025.

Terkait polemik hukum, Hermanto menegaskan pihaknya menolak langkah gugatan melalui PTUN. Ia menilai, penyelesaian perbedaan pandangan sebaiknya dilakukan melalui dialog, bukan jalur pengadilan. 

“Kami mendorong agar pemerintah provinsi membuka ruang komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk sekolah swasta, untuk merumuskan solusi bersama,” katanya.

FKKSS mengajukan beberapa rekomendasi kepada Pemprov Jawa Barat, di antaranya pemberian hibah Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) bagi sekolah swasta sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan. Selain itu, revisi petunjuk teknis PAPS diharapkan dapat memberi ruang bagi sekolah swasta untuk terlibat secara aktif dalam pencegahan anak putus sekolah.

Pihaknya juga meminta adanya alokasi anggaran khusus untuk mendukung operasional sekolah swasta yang menerima siswa dari keluarga kategori ekonomi rendah (desil 1 dan 2). Langkah ini dinilai penting agar sekolah swasta dapat berperan optimal tanpa terbebani masalah finansial.

Rekomendasi lain yang disampaikan FKKSS adalah agar pemerintah provinsi mendorong siswa yang belum tertampung di sekolah negeri untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta terdekat. Kebijakan ini diyakini dapat membantu menekan angka anak tidak bersekolah sekaligus menjaga keberlangsungan sekolah swasta.

“Harapan kami, PAPS tidak sekadar menjadi administrasi penurunan angka putus sekolah, tetapi juga gerakan bersama yang memperkuat sinergi antara sekolah negeri dan swasta,” tutup Hermanto.(auf/kbe/ery)

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang6 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang7 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang7 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle10 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle10 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional11 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga11 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional12 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional12 jam lalu
FKKSS SMA Tolak Gugatan PTUN, Dukung PAPS Pemprov Jawa Barat | Pasundan Ekspres