Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Klarifikasi Keluarga Kades di Garut ke Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Akui Kesal Karena Tuduhan Korupsi Bukan Mengkritik Jalan Rusak

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:00 WIB
Bagikan:
Klarifikasi Keluarga Kades di Garut ke Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Akui Kesal Karena Tuduhan Korupsi Bukan Mengkritik Jalan Rusak
Keluarga Kades di Garut saat Klarifikasi kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan Kepala Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Wahyu, yang sebelumnya menjadi sorotan publik setelah keluarganya diduga melakukan tindakan intimidasi terhadap warga.

Kasus ini bermula ketika seorang warga bernama Holis Muhlisin viral di media sosial usai mengunggah video kondisi jalan rusak di Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dalam unggahannya, Holis juga menyinggung soal transparansi penggunaan anggaran dana desa.

Namun, setelah video tersebut menyebar luas, Holis dipanggil oleh keluarga Kepala Desa Panggalih. Dalam pertemuan itu, ia mendapat perlakuan berupa ucapan bernada tinggi yang diduga mengarah pada intimidasi. Situasi tersebut kembali terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial, sehingga memancing beragam reaksi dari masyarakat.

Menanggapi viralnya dugaan intimidasi oleh keluarga kepala desa tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah melakukan komunikasi langsung dengan Holis. Ia juga sempat berbincang dengan Kepala Desa Panggalih, Wahyu, melalui sambungan video call.

Selain itu, Dedi Mulyadi turut memanggil Wahyu untuk datang ke kediamannya di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, guna meminta penjelasan secara langsung terkait kejadian tersebut.

Wahyu hadir dalam pertemuan tersebut bersama sejumlah perangkat Desa Panggalih, termasuk sekretaris desa. Ia juga didampingi oleh istrinya, anak, menantu, serta anggota keluarga lainnya.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Jawa Barat mengajukan sejumlah pertanyaan, salah satunya mengenai pihak yang terekam dalam video saat meluapkan emosi serta alasan di balik tindakan tersebut. Diketahui, salah satu orang yang terlihat marah dalam video adalah menantu Wahyu, seorang perempuan yang mengenakan hijab.

"Sanes tina kritik jalan rusak (bukan karena kritik jalan rusak), tapi tudingan bapak korupsi," jawab menantu Kades Panggalih Wahyu menjawab pertanyaan gubernur Jabar seperti yang dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Gubernur Jawa Barat secara langsung mempertanyakan kepada Wahyu apakah dirinya melakukan praktik korupsi hingga memicu tudingan warga terkait pengelolaan dana desa.

"Abdi mah teu korupsi. Abdi mah sebagai kepala desa bertanggung jawab penuh ka lembur kelahiran abdi, (Saya tidak korupsi, saya bertanggung jawab penuh sebagai kepala desa ke tanah kelahiran saya)," ujar Wahyu.

Meski begitu, Dedi Mulyadi menegaskan audit terhadap anggaran dana desa tetap akan dilakukan agar transparan ke publik dan membuktikan tudingan tersebut tidak berdasar.

"Kita ini sekarang harus dijawab dengan pemikiran dan gagasan, jadi orang nuntut transparansi harus dijawab dengan transparansi," kata Dedi Mulyadi.

Berita Terbaru

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta13 menit lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang14 menit lalu
Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Nasional24 menit lalu
Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Lifestyle24 menit lalu
ADVERTISEMENT
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Nasional27 menit lalu
Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Headline31 menit lalu
DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

Karawang32 menit lalu
Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Nasional36 menit lalu
Minkop Space Subang, Ruang Nongkrong Instagramable dengan Kopi, Kuliner, dan Live Music

Minkop Space Subang, Ruang Nongkrong Instagramable dengan Kopi, Kuliner, dan Live Music

Subang40 menit lalu
Kekeringan, Warga Cipeuteuy Purwakarta Andalkan Sumber Mata Air

Kekeringan, Warga Cipeuteuy Purwakarta Andalkan Sumber Mata Air

Purwakarta47 menit lalu