Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi kejadian Longsor Cipondok Diungkap Ade Miharja

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|14:48 WIB
Bagikan:
Kronologi kejadian Longsor Cipondok Diungkap Ade Miharja
Ade Miharja (52) mengungkapkan kejadian saat etrjadinya longsor di Cipondok Pada Minggu sore (7/1) kemarin. Hal tersebut diungkapkan olehnya kepada wartawan Pasundan Ekspres. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Ade Miharja (52) mengungkapkan kejadian saat etrjadinya longsor di Cipondok Pada Minggu sore (7/1) kemarin. Hal tersebut diungkapkan olehnya kepada wartawan Pasundan Ekspres. 

Rupanya pada saat kejadian longsor tersebut Ade Miharja berada di pabrik penggilingan padi miliknya sendiri. 

“Jam 5 sore itu saya dengar ada gemuruh, pas lihat keluar udah kejadian,” ceritanya.

Pabrik penggilingan padi tersebut tidak jauh dari lokasi kejadian, bahkan Ade menceritakan pada saat kejadian longsor seluruh warga langsung panik berhamburan. 

“Geuruh itu kalau ditotal ada tiga kali,” tambahnya lagi.

Pejabat Bupati Subang Dr. Imran telah menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang telah berkoordinasi dengan semua pihak agar penanganan berncana tersebut bisa berjalan dengan baik. 

Dr. Imran juga berharap masyarakat yang masih bertahan di dalam rumahnya untuk segera pindah ke tem[pat pengungsian. 

Mengenai pangan, logistik bagi para pengungsi dan relawan benacan longsor di Desa Pasangrahan akan tercukupi. 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Subang dan masyarakat Kabupaten Subang ikut prihatin atas kejadian ini. Tadi pagi kita sudah mulai melakukan konsolidasi dengan tahap pertama dilakukan assessment oleh Basarnas dan dari analisis yang dilakukan kita mulai turunkan tim untuk mengecek data dari warga terkait korban yang masih belum ditemukan di mana ada laporan dari satu keluarga yang melaporkan 1 anggota keluarganya belum ditemukan.” Kata Dr. Imran

“Terkait pengungsi kami sarankan dengan kondisi yang ada masyarakat biaa ke posko pengungsian. Logistik saya jamin bagi yang pengungsi, yang masih di rumah, termasuk untuk relawan, untuk logistik cukup. Alat berat juga sudah disiapkan tinggal kita tunggu hasil assessment.” Pungkas Dr. Imran. 

Berita Terbaru

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat37 menit lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline1 jam lalu
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline1 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline3 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga3 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline4 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline4 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle4 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle5 jam lalu