Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Nusantara Alit Cigelam, Potret Toleransi dalam Kemajemukandi Purwakarta

A
Adam SumartoEditor: Asep
|05:51 WIB
Bagikan:
Nusantara Alit Cigelam, Potret Toleransi dalam Kemajemukandi Purwakarta
Gelaran Nusantara Alit Cigelam menampilkan pertunjukan budaya berbagai suku bangsa dari beberapa provinsi di Indonesia.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Situasi kondusif tetap terpelihara dengan baik di Kabupaten Purwakarta, meski akhir-akhir ini kerap terjadi demo yang menyuarakan aspirasi rakyat.

Hal ini menunjukkan bahwa toleransi serta persatuan dan kesatuan di wilayah yang dipimpin Bupati Saepul Bahri Binzein ini terpelihara dengan baik.

Seperti halnya yang ditunjukkan oleh warga Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta atau tepatnya di Perumahan Gandasari.

Potret toleransi dalam kemajemukan tergambar jelas di kehidupan warganya yang terdiri atas beragam suku.

Mereka konsisten dan penuh antusias mengampanyekan semangat kebhinekaan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa dalam sebuah gelaran bertajuk

"Nusantara Alit Cigelam", akhir pekan kemarin.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta.

"Kami mengapresiasi dan mendukung aktivitas promosi kebhinekaan sekaligus ekspose pagelaran lintas budaya yang mewakili masing-masing provinsi dari warga setempat ini berasal," kata Kabid Kebudayaan Disporaparbud, Agus Rifai.

Senada, Kabid Pariwisata Disporaparbud Dodi Samsul Bahri menyebutkan, pihaknya juga memfasilitasi talenta multi-budaya dari masyarakat

"Nusantara Alit Cigelam" tampil di Panggung Budaya pada "Car Free Night" yang rutin digelar setiap Sabtu malam.

Yang menarik, Disporaparbud juga menghadirkan Puteri Kebaya Indonesia 2025, Kaisa, yang notabene berasal dari Desa Cigelam.

Tak ketinggalan, Duta Pariwisata Jawa Barat 2025, Christo Rivaldo, juga turut dihadirkan.

Kedua anak muda Purwakarta berprestasi ini turut memotivasi warga setempat untuk terus berkreasi dalam hal hal positif, produktif dan inovatif.

Sementara itu, Camat Babakancikao, Rustaman Arifin mengajak warga untuk terus guyub dalam kebhinekaan.

"Desa Cigelam dengan warganya yang beragam merupakan miniatur Indonesia yang ada di Purwakarta," ujar Rustam.

Hal positif juga disampaikan Founder Bela Purwakarta Aa Komara. Ia mengungkapkan bahwa Nusantara Alit Cigelam merupakan kegiatan yang sarat dengan edukasi kebangsaan.

"Purwakarta merupakan wilayah yang sangat toleran. Selama semua pihak merujuk kepada semangat di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung, maka situasi harmonis antar-elemen anak bangsa akan senantiasa tercipta," ucap Aa.

Untuk diketahui, Nusantara Alit Cigelam menampilkan berbagai kebudayaan nusantara dan suku bangsa.

Di antaranya mulai dari Sumatera, Sunda, Jawa, Madura, Kalimantan, Betawi, Sulawesi, Kepulauan Riau dan lainnya yang dikemas secara apik.(add/sep)

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional5 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional5 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang6 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang6 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang6 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle10 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional10 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle10 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional10 jam lalu