Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pupuk Kujang Jamin Ketersediaan Pupuk, Untuk Petani Jelang Musim Tanam

E
EgiEditor: Egi
|21:23 WIB
Bagikan:
Pupuk Kujang Jamin Ketersediaan Pupuk, Untuk Petani Jelang Musim Tanam
Tim Pupuk Kujang saat mengunjungi gudang pupuk di Subang dan jamin ketersiadaan pupuk.(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Pupuk Kujang, anak perusahaan Pupuk Indonesia (Persero), terus memastikan ketersediaan stok pupuk di seluruh wilayah distribusi, termasuk Kabupaten Subang, Jawa Barat.
 
Hingga Kamis, 5 September 2024, tercatat stok pupuk urea mencapai 1.792.727 ton, terdiri dari stok kios sebesar 1.316.027 ton dan stok distributor sebanyak 476.700 ton. Sementara itu, pupuk NPK tersedia sebanyak 1.016.764 ton, dengan rincian stok kios mencapai 711.814 ton dan stok distributor sebanyak 304.950 ton. "Stok pupuk ini sudah sesuai dengan ketentuan minimum yang diatur pemerintah dan cukup untuk kebutuhan petani selama satu bulan ke depan," ungkap VP Komunikasi dan Administrasi Korporat Pupuk Kujang, Muhammad Arif Rahman.

Arif menambahkan, ketersediaan stok ini diharapkan mampu mengatasi kebutuhan petani Subang, terutama dalam menghadapi musim tanam penghujan yang akan datang. Tahun 2024, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati, Kabupaten Subang mendapat alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah sebanyak 68.040 ton, terdiri dari urea 40.546 ton dan NPK 27.494 ton.

Hingga Agustus 2024, penyaluran pupuk bersubsidi telah mencapai lebih dari 50%. Urea tersalurkan sebanyak 24.833 ton atau 61,25%, sementara NPK mencapai 16.087 ton atau 58,51%.

Drikarsa, Officer Pendukung Penjualan Wilayah 1 Pupuk Indonesia, menjelaskan bahwa seluruh pupuk bersubsidi ini merupakan hak petani yang telah memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022. 

Petani yang berhak mendapat pupuk bersubsidi adalah mereka yang tergabung dalam kelompok tani, terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN), mengelola lahan maksimal dua hektare, dan menggunakan Kartu Tani di wilayah tertentu."Petani bisa menebus pupuk bersubsidi di kios resmi yang ditunjuk untuk melayani kelompok tani setempat," terang Drikarsa.

Selain itu, Drikarsa menjelaskan bahwa Permentan Nomor 10 Tahun 2022 hanya memberikan subsidi untuk sembilan komoditas strategis, yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao, dan kopi. 

Komoditas lain tidak lagi mendapat alokasi pupuk bersubsidi karena tidak termasuk dalam kategori strategis yang mempengaruhi inflasi.
Pupuk Indonesia juga telah menerapkan sistem teknologi informasi Distribution Planning and Control System (DPCS) untuk mengoptimalkan distribusi pupuk subsidi. 

Sistem ini memantau stok pupuk secara real-time mulai dari lini produksi hingga tingkat distributor, didukung oleh jaringan distribusi yang luas, termasuk 4 unit pengantongan, 6 unit Distribution Center (DC), 203 kapal laut, lebih dari 6.000 truk, dan 600 gudang penyangga serta distributor. "Dengan DPCS, kami dapat memastikan distribusi pupuk berjalan lancar dan stoknya selalu terpantau," pungkasnya.(cdp/sep)

Berita Terbaru

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang20 menit lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional10 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang12 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu