Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Resmikan SPPG di Purwakarta, Penasihat Khusus Presiden Ingatkan Sinergitas Semua Pihak

A
Adam SumartoEditor: Asep
|06:55 WIB
Bagikan:
Resmikan SPPG di Purwakarta, Penasihat Khusus Presiden Ingatkan Sinergitas Semua Pihak
Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Politik dan Keamanan, Erwin Chahara Rusmana, saat meninjau sekaligus meresmikan Dapur SPPG di Desa Cilegong, Kecamatan Jatiluhur, Kabuapaten Purwakarta, Selasa (30/9/2025) sore.(Adam Sumarto/Psundan EKspres)

PASUNDANEKSPRES.ID-Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Politik dan Keamanan, Erwin Chahara Rusmana, menekankan pentingnya sinergi semua pihak demi kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini disampaikan Erwin saat meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Cilegong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Selasa (30/9/2025) sore.

"Sinergi semua pihak itu sangat penting. Mulai dari tokoh masyarakat, aparat keamanan, hingga perangkat desa, sehingga distribusi MBG bisa berjalan lancar," kata Erwin kepada Pasundan Ekspres di sela kegiatan.

Erwin menyebutkan, kunjungan ke Dapur SPPG itu wajar, tapi jangan sampai membebani mitra yang sedang bekerja keras.

"Jangan pula sinergi ini malah membuat mitra merasa diawasi. Yang terpenting itu memastikan makanan sehat, anak-anak disiplin, dan semua pihak menjaga kualitas layanan," ujar Erwin .

Erwin juga menekankan pentingnya program MBG sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan dan pendidikan nasional menuju Indonesia Emas 2045. ‎

"Kalau program ini terganggu, bonus demografi justru bisa berbalik kontraproduktif. Karena itu, MBG menjadi salah satu quick win program presiden yang harus dijaga keberlangsungannya," ucap Erwin.

Untuk diketahui, saat ini Purwakarta sudah memiliki enam dapur MBG yang siap melayani sekitar 17 ribu penerima manfaat. Adapun Dapur SPPG Desa Cilegong siap beroperasi mulai Senin (6/10/2025) mendatang.

Kepala SPPG Cilegong, Fachri Aswan mengungkapkan, dapur yang dipimpinnya itu melibatkan 50 tenaga kerja, terdiri atas satu kepala SPPG, seorang ahli gizi, seorang staf akunting, serta 47 relawan. Yang dimaksud relawan ini, sambungnya, adalah yang bertugas mulai dari memasak, pemesanan bahan, mencuci, hingga distribusi makanan.

‎"Dapur SPPG Cilegong melayani 14 sekolah ditambah dua B3, yakni bumil, busui dan balita di Desa Kembang Kuning dan Desa Cilegong. Estimasi total penerima manfaat mencapai 3.700 orang," kata Fachri.(add/sep)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle40 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga49 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional4 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat5 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu