Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polres Karawang Tangkap Empat Pelaku Penganiayaan Anak Disabilitas hingga Meninggal

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|13:09 WIB
Bagikan:
Polres Karawang Tangkap Empat Pelaku Penganiayaan Anak Disabilitas hingga Meninggal
Polres Karawang berhasil mengamankan empat pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap seorang anak disabilitas hingga menyebabkan korban meninggal. (sumber gambar: KBEonline.id)

PASUNDANEKSPRES.ID - Polres Karawang berhasil mengamankan empat pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap seorang anak disabilitas hingga menyebabkan korban meninggal.

Kejadian memilukan tersebut berlangsung pada Rabu dini hari, 5 November 2025, di Dusun Ondang I, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, dan sempat memicu kepanikan warga setempat.

Keempat tersangka yang kini berada dalam tahanan yakni HW (37), EF (29), TF (31), dan NK (42). Mereka ditangkap setelah adanya laporan polisi dengan nomor LP/B/1308/XI/2025/SPKT/POLRES KARAWANG yang masuk pada 11 November 2025.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, menegaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah penyidik menemukan bukti kuat atas dugaan keterlibatan masing-masing pelaku.

“Kami bergerak cepat mengamankan para pelaku begitu alat bukti mencukupi,” ujarnya.

Peristiwa ini bermula saat korban ditemukan berada di depan rumah salah seorang warga sekitar pukul 02.30 WIB.

Ketika warga mencoba bertanya, korban tidak memberikan jawaban. Karena tidak ada yang mengenalinya, warga menduga korban adalah pencuri. Kecurigaan tersebut memicu kerumunan dan situasi mulai tidak terkendali.

Dalam kondisi itu, HW datang dan langsung melakukan tindakan kekerasan dengan memukul serta menendang korban, bahkan menghantamkan batu bata ke bagian kepala.

Tak lama kemudian, EF ikut terlibat dengan memukul korban dan menanggalkan pakaiannya hingga korban hanya menggunakan celana dalam.

Sesaat sesudahnya, TF dan NK juga tiba di lokasi dan turut melakukan pengeroyokan. Korban menerima pukulan serta tendangan berulang kali hingga mengalami luka parah.

Korban sempat dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta dalam keadaan koma. Setelah menjalani perawatan intensif selama delapan hari, korban akhirnya meninggal dunia pada Kamis, 13 November 2025 pukul 12.30 WIB. Polisi menegaskan bahwa korban bukan pelaku pencurian seperti yang disangka, dan seluruh kekerasan tersebut murni terjadi akibat prasangka tanpa bukti.

Sebagai barang bukti, polisi telah mengamankan baju koko biru tua, sarung hitam bermotif vespa, celana pendek hitam, serta celana dalam berwarna biru.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah menegaskan bahwa seluruh tersangka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Tindakan main hakim sendiri tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun. Terlebih lagi yang menjadi korban adalah anak,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa para tersangka dikenai Pasal 80 Ayat (3) atau Ayat (2) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal mencapai 15 tahun penjara.

“Kami minta masyarakat untuk menahan diri dan menyerahkan setiap dugaan tindak pidana kepada polisi, bukan mengambil tindakan sendiri,” pungkasnya.

(dbm)

Berita Terbaru

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta15 menit lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta17 menit lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang20 menit lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang24 menit lalu
ADVERTISEMENT
SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

Riset dan Inovasi25 menit lalu
Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Subang28 menit lalu
Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Subang31 menit lalu
Pembangunan Jalan Penghubung Antar-Dusun di Cupunagara Dikebut

Pembangunan Jalan Penghubung Antar-Dusun di Cupunagara Dikebut

Subang33 menit lalu
Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Nasional51 menit lalu
Forum Masyarakat Subang Bersatu Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Izin PT CMM, Pemkab Subang Didesak Tegas

Forum Masyarakat Subang Bersatu Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Izin PT CMM, Pemkab Subang Didesak Tegas

Subang1 jam lalu