Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Apakah Setelah Imsak Masih Boleh Makan dan Minum? Ini Penjelasannya

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:52 WIB
Bagikan:
Apakah Setelah Imsak Masih Boleh Makan dan Minum? Ini Penjelasannya
Apakah Setelah Imsak Masih Boleh Makan dan Minum? (Foto: Pexels/Sami Abdullah)

PASUNDAN EKSPRES - Simak selengkapnya informasi mengenai apakah setelah imsak masih boleh makan dan minum.

Sebelum menjalankan puasa, umat Muslim terlebih dahulu makan sahur yang juga dianjurkan oleh Rasulullah.

Sahur adalah aktivitas makan dan minum yang dilakukan sebelum berpuasa yang dimulai pada dini hari hingga menjelang fajar tiba.

Namun, waktu sahur ada batasnya yang ditandai dengan sirine atau tanda khusus yang berkumandang di masjid yang berarti masuknya waktu imsak.

Waktu imsak biasanya ditandai 10 menit sebelum waktu salat subuh. Sebagian orang meyakini imsak merupakan waktu untuk mengakhiri makan sahur.

Lantas, apakah setelah imsak seseorang masih boleh makan dan minum? Berikut informasi selengkapnya.

Apakah Setelah Imsak Masih Boleh Makan dan Minum?

Dikutip dari buku Ajaibnya Puasa oleh Ayi Yunus R, imsak merupakan salah satu istilah yang berasal dari Bahasa Arab yang artinya menahan diri.

Waktu imsak merupakan aba-aba agar umat Islam menahan dirinya dari makan dan minum.

Sementara itu, menurut buku All About Ramadhan yang ditulis oleh Rosidin, waktu imsak adalah jeda waktu 10 menit sebelum adzan subuh. 

Ketentuan waktu imsak ini dilatarbelakangi oleh sebuah hadits bahwa jarak waktu selesainya santap sahur Nabi Muhammad SAW hingga masuk shalat subuh adalah setara dengan waktu bacaan 50 ayat al-Quran. 

Lalu disepakati bahwa waktu tersebut setara dengan 10 menit, yang kemudian populer dengan sebutan Waktu Imsak.

Berdasarkan penjelasan tersebut, bahwa imsak bukanlah waktu dimulainya puasa. Ketika memasuki waktu imsak, seseorang masih boleh makan dan minum dan tidak membatalkan puasa.

Melansir dari laman NU Online Lampung, Imam Al-Mawardi di dalam kitab Iqna’-nya menuturkan:

وزمان الصّيام من طُلُوع الْفجْر الثَّانِي إِلَى غرُوب الشَّمْس لَكِن عَلَيْهِ تَقْدِيم الامساك يَسِيرا قبل طُلُوع الْفجْر وَتَأْخِير (الْفطر) يَسِيرا بعد غرُوب الشَّمْس ليصير مُسْتَوْفيا لامساكمَا بَينهمَا

Artinya: Waktu berpuasa adalah dari terbitnya fajar kedua sampai tenggelamnya matahari. Akan tetapi (akan lebih baik bila) orang yang berpuasa melakukan imsak (menghentikan makan dan minum) sedikit lebih awal sebelum terbitnya fajar dan menunda berbuka sejenak setelah tenggelamnya matahari agar ia menyempurnakan imsak (menahan diri dari yang membatalkan puasa) di antara keduanya (Lihat Ali bin Muhammad Al-Mawardi, Al-Iqnaa’ [Teheran: Dar Ihsan, 1420 H] hal. 74).  Musthafa al-Khin dalam kitab Al-Fiqh Al-Manhaji menyebutkan:

والصيام شرعاً: إمساك عن المفطرات، من طلوع الفجر إلى غروب الشمس مع النية 

Artinya: Puasa menurut syara’ adalah menahan diri dari apa-apa yang membatalkan dari terbitnya fajar sampai dengan tenggelamnya matahari disertai dengan niat (Musthafa al-Khin dkk, Al-Fiqh Al-Manhaji fil Fiqh As-Syafi’i [Damaskus: Darul Qalam, 1992], juz 2, hal. 73) 

Sedangkan Sirojudin Al-Bulqini menyampaikan: 

السابعُ: استغراق الإمساكِ عما ذُكرَ لجميع اليومِ مِن طُلوعِ الفجرِ إلى غُروبِ الشمسِ.​​​​​​​

Artinya: Yang ketujuh (dari hal-hal yang perlu diperhatikan) adalah menahan diri secara menyeluruh dari apa-apa (yang membatalkan puasa) yang telah disebut sepanjang hari dari tebitnya fajar sampai tenggelamnya matahari (Sirojudin al-Bulqini, Al-Tadrib [Riyad: Darul Qiblatain, 2012], juz 1, hal. 343).

Dari penjelasan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa awal dimulainya puasa adalah ketika terbit fajar yang merupakan tanda masuknya waktu shalat subuh, bukan pada waktu imsak.

Adapun berimsak (mulai menahan diri) lebih awal sebelum terbitnya fajar sebagaimana disebutkan oleh Imam Mawardi hanyalah sebagai anjuran agar lebih sempurna masa puasanya. 

Waktu imsak yang sering kita lihat di jadwal-jadwal imsakiyah adalah waktu yang dibuat oleh para ulama untuk kehatian-hatian. 

Dengan adanya waktu imsak yang biasanya ditetapkan sepuluh menit sebelum subuh, maka orang yang akan berpuasa akan lebih berhati-hati ketika mendekati waktu subuh.  

Di waktu sepuluh menit itu, umat Muslim akan segera menghentikan aktivitas sahurnya, lalu menggosok gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang ada di mulut dan juga mandi serta persiapan lainnya untuk melaksanakan shalat subuh. 

(inm)

Berita Terbaru

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Subang18 menit lalu
Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga48 menit lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat1 jam lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga1 jam lalu
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional1 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional1 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang2 jam lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang2 jam lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang2 jam lalu