Banyak Makan Daging Jadi Bikin Pusing, Ini Cara Atasinya

PASUNDANEKSPRES.ID - Ada berbagai cara mengatasi rasa pusing setelah mengonsumsi daging sapi atau kambing dengan jumlah banyak terutama di Hari Raya Idul Adha.
Umat Islam di Indonesia tengah merayakan Idul Adha 1447 H dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
Perayaan Idul Adha identik dengan berbagai hidangan berbahan daging yang kerap disajikan di rumah seperti rendang, gulai, sate, dan lain-lain.
Di momen ini, masyarakat juga memperoleh daging kurban dalam jumlah cukup banyak, baik daging sapi maupun kambing.
Dari daging kurban yang didapatkan, bisa dijadikan berbagai macam masakan yang lezat di rumah.
Namun, ada sebagian orang yang mengalami pusing atau mual setelah mengonsumsi daging.
Mengonsumsi daging merah secara berlebihan perlu diwaspadai dan diperhatikan jumlah batas konsumsinya karena dapat memengaruhi kesehatan tubuh.
Untuk mengetahui informasi ini lebih lanjut, berikut cara mengatasi rasa pusing setelah makan daging.
Penyebab Pusing Setelah Makan Daging
Mengutip dari laman Halodoc, ada beberapa alasan mengapa seseorang tiba-tiba merasa pusing usai mengonsumsi daging sapi atau kambing.
1. Beban Pencernaan yang Berat
Daging sapi terutama yang mengandung banyak lemak dan protein tinggi, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.
Proses pencernaan yang intens ini memerlukan peningkatan aliran darah ke saluran cerna.
Akibatnya, aliran darah ke otak bisa sedikit berkurang, menyebabkan rasa pusing atau lemas setelah makan.
Hal ini bisa saja terjadi jika mengonsumsi daging sapi dalam porsi yang sangat banyak.
2. Perubahan Tekanan Darah Mendadak
Daging sapi berlemak, terutama yang tinggi lemak jenuh, dapat memengaruhi pembuluh darah.
Asupan lemak jenuh dalam jumlah besar dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah sementara atau perubahan sirkulasi.
Pada beberapa orang, hal ini bisa mengakibatkan penurunan tekanan darah mendadak (hipotensi postprandial) yang memicu pusing atau rasa melayang setelah makan.
3. Dehidrasi
Proses pencernaan makanan berat seperti daging sapi membutuhkan banyak cairan. Jika asupan cairan tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami dehidrasi ringan.
Oleh karena itu, biasakan minum air putih sebelum atau sesudah makan daging.
4. Keracunan
Daging sapi yang tidak dimasak dengan benar atau terkontaminasi bakteri (seperti E. coli atau Salmonella) dapat menyebabkan keracunan makanan.
Gejala keracunan makanan meliputi pusing, mual, muntah, diare, sakit perut, hingga demam.
Cara Mengatasi Rasa Pusing Setelah Makan Daging
- Olah daging dengan tepat serta masak daging hingga matang sempurna
- Konsumsi daging dengan jumlah cukup agar pencernaan tidak terlalu berat
- Banyak mengonsumsi air putih sebelum dan sesudah makan
- Kombinasikan daging dengan sayuran berserat tinggi untuk membantu proses pencernaan
- Konsumsi daging yang lebih rendah lemak untuk mengurangi beban pencernaan
(inm)
