Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Mengatasi Burnout dalam Bekerja, Coba Istirahat Sejenak

I
Inessia Nabila MEditor: Dobi Maulana
|05:00 WIB
Bagikan:
Cara Mengatasi Burnout dalam Bekerja, Coba Istirahat Sejenak
Cara Mengatasi Burnout dalam Bekerja (Foto: Freepik)

PASUNDAN EKSPRES - Bagi para pekerja yang mengalami kelelahan dalam menghadapi setumpuk pekerjaan, berikut cara mengatasi burnout dalam bekerja.

Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif dan serba cepat, tekanan untuk terus produktif dan mencapai target tinggi bisa menjadi beban besar. 

Tak jarang, kondisi ini menimbulkan burnout—keadaan kelelahan emosional, fisik, dan mental yang disebabkan oleh stres berkepanjangan. 

Burnout bukan hanya membuat seseorang kehilangan motivasi, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan performa kerja secara keseluruhan.

Oleh karena itu, hal ini perlu diatasi dengan cepat agar kondisi ini tidak berkepanjangan yang membuat pekerja tidak memiliki semangat untuk kerja.

Berbagai cara mengatasi burnout dalam bekerja akan diulas lebih lengkap disini.

Apa Itu Burnout?

Burnout adalah kondisi kelelahan ekstrem yang biasanya terjadi akibat stres kerja yang berkepanjangan dan tidak tertangani. 

Gejalanya bisa berupa kelelahan fisik, rasa sinis terhadap pekerjaan, hilangnya efisiensi, serta gangguan emosional seperti mudah marah atau merasa hampa. 

Burnout dapat dialami oleh siapa saja, tidak peduli tingkat jabatan atau bidang pekerjaan.

Tanda-Tanda Anda Mengalami Burnout

Sebelum mengatasi burnout, penting untuk mengenali tanda-tandanya, antara lain:

  • Merasa lelah sepanjang waktu, meski sudah tidur cukup
  • Kehilangan motivasi untuk bekerja
  • Menurunnya produktivitas dan konsentrasi
  • Merasa terasing dari rekan kerja atau tugas yang biasa Anda nikmati
  • Mengalami gangguan tidur, sakit kepala, atau masalah pencernaan
  • Perasaan negatif yang terus-menerus seperti cemas, putus asa, atau sinis terhadap pekerjaan

Jika Anda merasakan beberapa gejala tersebut dalam jangka waktu lama, bisa jadi Anda sedang mengalami burnout.

Cara Mengatasi Burnout dalam Bekerja

1. Mengakui Kondisi Anda

Langkah pertama adalah menyadari bahwa Anda mengalami burnout. Mengabaikannya hanya akan memperburuk keadaan. 

Bicarakan dengan orang terdekat atau profesional jika perlu, dan akui bahwa Anda membutuhkan waktu untuk pulih.

2. Ambil Jeda dan Istirahat

Cobalah mengambil cuti beberapa hari untuk benar-benar beristirahat dari tekanan kerja untuk menjaga kesehatan mental Anda. 

Gunakan waktu tersebut untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan dan memulihkan energi, seperti berlibur, membaca buku, atau sekadar tidur tanpa gangguan.

3. Kelola Stres dengan Teknik Relaksasi

Meditasi, yoga, latihan pernapasan dalam, atau berjalan santai di alam terbuka bisa membantu meredakan stres.

Teknik-teknik ini terbukti efektif dalam mengembalikan keseimbangan emosional dan meningkatkan ketenangan.

4. Menata Ulang Prioritas Pekerjaan

Evaluasi kembali tugas dan tanggung jawab Anda. Apakah semua yang Anda kerjakan memang perlu? 

Belajar mengatakan “tidak” terhadap beban kerja tambahan yang tidak realistis adalah bagian penting dari menjaga kesehatan mental.

5. Bangun Rutinitas Sehat

Kebiasaan sehat seperti tidur cukup, makan makanan bergizi, dan rutin berolahraga sangat berpengaruh dalam mengatasi burnout. 

Gaya hidup sehat membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih kuat dalam menghadapi tekanan.

6. Ciptakan Batasan yang Sehat antara Kerja dan Kehidupan Pribadi

Hindari membawa pekerjaan ke rumah atau banyak mengambil waktu lembur yang membuat Anda kurang beristirahat. Tetapkan batas yang jelas agar waktu pribadi tetap terjaga.

7. Bicarakan dengan Atasan atau HR

Jika beban kerja terasa tidak wajar atau lingkungan kerja menjadi pemicu stres utama, bicarakan dengan atasan atau bagian SDM. 

Banyak perusahaan saat ini mulai memahami pentingnya kesejahteraan karyawan dan terbuka terhadap perubahan atau penyesuaian kerja.

8. Pertimbangkan Bantuan Profesional

Jika burnout sudah sangat parah dan mempengaruhi kehidupan secara luas, berkonsultasilah dengan psikolog atau konselor. 

Terapi kognitif-perilaku (CBT) dan konseling profesional dapat memberikan panduan yang tepat untuk pemulihan jangka panjang.

(inm)

Berita Terbaru

Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

Headline9 menit lalu
Beras Fortifikasi Abal-abal Ditemukan di Pasaran, Apa Artinya?

Beras Fortifikasi Abal-abal Ditemukan di Pasaran, Apa Artinya?

Lifestyle12 menit lalu
Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

Lifestyle1 jam lalu
Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Membuat CV untuk Melamar Kerja di Pabrik Subang September 2026, Jangan Lewatkan Bagian Ini

Cara Membuat CV untuk Melamar Kerja di Pabrik Subang September 2026, Jangan Lewatkan Bagian Ini

Lifestyle1 jam lalu
Nasib Menteri Nusron Setelah Anak Buah Diciduk KPK, Begini Perkembangannya!

Nasib Menteri Nusron Setelah Anak Buah Diciduk KPK, Begini Perkembangannya!

Nasional2 jam lalu
5 Olahraga Debut di Asian Games 2026, Padel Masuk Daftar

5 Olahraga Debut di Asian Games 2026, Padel Masuk Daftar

Olahraga2 jam lalu
Sinopsis Drama kiDnap GAME, Libatkan 7 Aktor Papan Atas di Asia

Sinopsis Drama kiDnap GAME, Libatkan 7 Aktor Papan Atas di Asia

Lifestyle3 jam lalu
Jadwal Persib Bandung vs Persijap Lengkap dengan Prediksi Susunan Pemain

Jadwal Persib Bandung vs Persijap Lengkap dengan Prediksi Susunan Pemain

Olahraga4 jam lalu
Cara Mengatasi Telapak Kaki Kering dan Pecah-pecah, Jangan Tunggu Makin Parah!

Cara Mengatasi Telapak Kaki Kering dan Pecah-pecah, Jangan Tunggu Makin Parah!

Lifestyle4 jam lalu