Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Harga Uang Kuno di Bank Indonesia 2025 dan Harga Pasaran di Kalangan Kolektor

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|17:00 WIB
Bagikan:
Harga Uang Kuno di Bank Indonesia 2025 dan Harga Pasaran di Kalangan Kolektor
Contoh Uang Kuno yang Banyak Diminati Kolektor - /palpres.disway.id/

PASUNDANEKSPRES.ID - Pada tahun 2025, Harga Uang Kuno di Bank Indonesia 2025 menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan.

Fenomena ini tidak hanya terlihat di pasar kolektor, tetapi juga dari meningkatnya minat masyarakat terhadap penukaran uang lama melalui Bank Indonesia (BI).

Uang kuno kini tidak lagi dipandang sekadar alat tukar masa lalu, melainkan sebagai benda bernilai sejarah dan investasi alternatif.

Nilai uang kuno tidak ditentukan oleh nominal yang tertera semata. Faktor kelangkaan, kondisi fisik, tahun emisi, hingga nilai historis menjadi penentu utama tinggi rendahnya harga di pasaran.

Penukaran Uang Kuno di Bank Indonesia

Bank Indonesia menegaskan bahwa pihaknya tidak melayani jual beli uang kuno sebagai barang koleksi. Namun demikian, BI tetap memberikan layanan penukaran uang kertas tertentu yang telah dicabut dari peredaran dan masih memiliki nilai tukar resmi.

Hingga 30 April 2025, Bank Indonesia masih menerima penukaran uang kertas dari beberapa emisi lama, di antaranya:

  • Pecahan Rp10.000 emisi 1979
  • Pecahan Rp5.000 emisi 1980
  • Pecahan Rp1.000 emisi 1980
  • Pecahan Rp500 emisi 1982

Penukaran uang kuno tersebut hanya dapat dilakukan di Kantor Pusat Bank Indonesia dengan ketentuan dan batas waktu yang telah ditetapkan. Setelah melewati tenggat, uang tersebut tidak lagi memiliki nilai tukar resmi.

Harga Pasaran Uang Kuno di Kalangan Kolektor

Di luar jalur resmi BI, uang kuno justru memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi di pasar kolektor dan komunitas numismatik. Harga dapat melonjak berkali-kali lipat tergantung kondisi dan kelangkaannya.

Beberapa contoh harga uang kuno yang beredar di pasaran kolektor pada 2025 antara lain:

  • Uang kertas Seri Budaya tahun 1952: Rp350.000
  • Uang kertas bergambar Presiden Soekarno tahun 1945: Rp3.000.000
  • Uang kertas zaman Jepang tahun 1946: Rp575.000
  • Uang kertas Seri Diponegoro tahun 1952: Rp500.000
  • Uang kertas bergambar Tupai tahun 1957: Rp115.000
  • Uang kertas Seri Bunga tahun 1959: Rp100.000
  • Koin bergambar sekelompok sapi tahun 1997: Rp18.000
  • Koin Rumah Gadang bergambar wayang tahun 1978: Rp5.000

Harga tersebut bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung permintaan pasar, kondisi fisik uang, serta kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Cara Menjual Uang Kuno dengan Aman

Bagi masyarakat yang ingin menjual uang kuno, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Mengetahui jenis dan nilai uang

Pastikan mengetahui tahun emisi, seri, dan kisaran harga pasaran sebelum menjual.

2. Menggunakan platform online

Penjualan dapat dilakukan melalui media sosial, forum kolektor, atau platform e-commerce. Foto asli dan deskripsi detail sangat penting.

3. Menjaga kondisi uang

Uang dalam kondisi mulus, tidak sobek, dan warna masih jelas memiliki nilai jual lebih tinggi.

Perlu dicatat, tidak ada standar harga resmi untuk uang kuno, sehingga nilai jual sangat bergantung pada kondisi dan negosiasi.

Contoh Uang Kuno yang Banyak Diminati Kolektor

Sejumlah uang kuno berikut tercatat memiliki peminat tinggi di pasaran:

  • Uang Kuno Indonesia Rp1.000 tahun 1975: Rp400.000
  • Koin kuno Rp500 gambar melati tahun 1991 (langka): Rp50.000
  • Uang Kuno Indonesia Rp100 tahun 1984 Seri Dara Mahkota: Rp9.000
  • Uang Kuno Indonesia Rp10.000 Emisi 1992: Rp35.000

Koleksi seperti uang Rp1.000 tahun 1975 dan koin Rp500 melati 1991 memiliki nilai historis tinggi dan semakin sulit ditemukan. Sementara itu, uang kertas Rp100 Seri Dara Mahkota dan Rp10.000 Emisi 1992 tetap menjadi incaran karena desainnya yang khas dan nilai nominalnya yang menarik.

Dengan meningkatnya minat masyarakat, uang kuno kini bukan hanya saksi sejarah, tetapi juga aset bernilai yang terus diburu kolektor di seluruh Indonesia.

Berita Terbaru

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Headline46 menit lalu
Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle1 jam lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional1 jam lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga2 jam lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle2 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang3 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang4 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional4 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional5 jam lalu