Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa HP Khusus Musik Jarang Ditemukan di Pasaran? Ini Jawaban yang Jarang Dibahas

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|14:30 WIB
Bagikan:
Kenapa HP Khusus Musik Jarang Ditemukan di Pasaran? Ini Jawaban yang Jarang Dibahas
Ilustrasi HP khusus musik yang kini jarang ditemui di pasaran.

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebelum era Android dan iPhone mendominasi industri smartphone, dunia ponsel sempat diramaikan oleh perangkat yang fokus pada musik.

Nama-nama seperti Nokia XpressMusic dan Sony Ericsson Walkman pernah menjadi primadona di kalangan pecinta lagu.

Ponsel-ponsel ini menawarkan kualitas audio mumpuni, tombol musik khusus, hingga branding yang lekat dengan dunia hiburan.

Namun, seiring berjalannya waktu, HP khusus musik kini nyaris menghilang dari pasaran.

Padahal, di era modern, smartphone justru menjadi perangkat utama untuk mendengarkan musik, menggantikan pemutar MP3, CD player, hingga iPod.

Lantas, kenapa produsen tidak lagi tertarik menghadirkan smartphone dengan fokus utama pada kualitas audio?

Berikut beberapa alasan utama yang menjelaskan fenomena tersebut.

1. Cara Orang Mendengarkan Musik Sudah Berubah

Perubahan terbesar datang dari perilaku pengguna. Dulu, orang menyimpan lagu secara offline dan sangat bergantung pada kualitas speaker atau jack audio ponsel.

Sekarang, musik lebih sering dinikmati lewat layanan streaming seperti Spotify, YouTube Music, dan Apple Music.

Mayoritas pengguna mendengarkan musik menggunakan earphone Bluetooth atau TWS, bukan speaker bawaan ponsel.

Fokus pun bergeser dari kualitas audio internal ke kenyamanan, konektivitas, dan kemudahan akses. Akibatnya, kebutuhan akan HP khusus musik menjadi semakin berkurang.

2. Pasar Audiofil di Industri Smartphone Relatif Kecil

Meski teknologi audio terus berkembang dan semakin terjangkau, pasar audiofil tetap tergolong niche. Hanya sebagian kecil pengguna smartphone yang benar-benar peduli pada detail suara, DAC berkualitas tinggi, atau amplifier internal.

Bagi produsen besar, mengembangkan HP khusus musik tidak selalu sebanding dengan potensi penjualannya.

Dibandingkan menyasar pasar luas dengan fitur kamera atau performa gaming, segmen audiofil dianggap kurang menjanjikan secara bisnis.

3. Dominasi Desain Tipis dan Ringan

Tren desain smartphone saat ini sangat menekankan bodi tipis, ringan, dan minimalis. Sayangnya, komponen audio kelas atas seperti DAC khusus, amplifier besar, atau ruang resonansi speaker membutuhkan ruang fisik lebih besar.

Keterbatasan ruang di dalam bodi membuat produsen harus memilih prioritas. Dalam banyak kasus, fitur audio berkualitas tinggi harus dikorbankan demi baterai lebih besar, kamera tambahan, atau modul 5G.

4. Aksesori Eksternal Dinilai Lebih Efisien

Kebutuhan audio berkualitas tinggi kini banyak dialihkan ke aksesori eksternal. Dongle DAC, headphone amplifier portabel, hingga TWS premium mampu meningkatkan kualitas suara secara signifikan tanpa harus mengganti smartphone.

Solusi ini dianggap lebih fleksibel, karena pengguna bisa memilih perangkat audio sesuai selera dan kebutuhan.

Smartphone pun cukup berperan sebagai sumber audio, tanpa harus dibekali komponen mahal di dalamnya.

5. Produsen Lebih Memilih Mengembangkan Fitur Lain

Industri smartphone sangat dipengaruhi oleh tren dan pemasaran. Fitur seperti kamera canggih, kecerdasan buatan (AI), layar lipat, dan refresh rate tinggi jauh lebih mudah dipromosikan secara visual.

Sebaliknya, kualitas audio sulit ditonjolkan dalam iklan. Klaim suara lebih jernih atau bass lebih dalam sering terdengar abstrak bagi pengguna awam.

Perbedaannya baru terasa saat diuji langsung, sehingga fitur audio kalah pamor dibandingkan fitur yang langsung terlihat.

Meski musik masih menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, HP khusus musik kehilangan relevansinya di pasar massal.

Perubahan cara konsumsi musik, kecilnya pasar audiofil, keterbatasan desain, hingga hadirnya aksesori eksternal membuat produsen enggan fokus pada sektor ini.

Bukan berarti kualitas audio smartphone berhenti berkembang. Justru, sebagian besar ponsel modern kini sudah menawarkan kualitas suara yang “cukup baik” untuk mayoritas pengguna.

Untuk pengalaman audio tingkat lanjut, solusi eksternal dianggap lebih praktis dan ekonomis.

Berita Terbaru

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga28 menit lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat58 menit lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang1 jam lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional1 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional1 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang1 jam lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang1 jam lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang1 jam lalu
Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Subang1 jam lalu