Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengenal Kongzili dalam Kalender China, Penanggalan Lunar yang Menentukan Imlek

P
Putri MelaniaEditor: Heru Ramdani
|21:35 WIB
Bagikan:
Mengenal Kongzili dalam Kalender China, Penanggalan Lunar yang Menentukan Imlek
Ilustrasi: Ilustrasi tipografi Chinese New Year (Imlek) 2577 Kongzili. (sumber: foxndeer/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Gong Xi Fa Cai! Selama Hari Raya Imlek 2577 Kongzili bagi yang merayakan.  Suasana Tahun Baru Imlek selalu datang bersama angka tahun yang terdengar berbeda dari kalender biasa.

Ucapan selamat sering disertai angka seperti 2577, bukan 2026. Banyak yang menyebutnya tanpa benar-benar tahu arti Kongzili dalam kalender China, padahal istilah ini punya sejarah panjang dan makna penting dalam tradisi Tionghoa.

Perayaan Imlek memang selalu identik dengan kalender lunar. Angka tahun yang disebut saat Imlek bukan merujuk pada kalender Masehi, melainkan pada sistem penanggalan khusus yang dikenal sebagai Kongzili dalam kalender China.

Kongzili dalam Kalender China dan Hubungannya dengan Imlek

Istilah Kongzili dalam kalender China sering muncul setiap menjelang Imlek misalnya Imlek tahun 2577 Kongzili. Angka tersebut bukan sekadar simbol, tetapi merujuk pada sistem penanggalan berbasis peredaran bulan.

Kongzili, yang juga dikenal sebagai Yinli, adalah sistem penanggalan yang mengikuti siklus bulan mengelilingi bumi.

Dalam sistem ini, satu bulan berlangsung sekitar 29 setengah hari. Karena itu, satu tahun Kongzili hanya berjumlah sekitar 354 hari.

Perbedaan jumlah hari inilah yang membuat tanggal Imlek selalu berubah setiap tahun jika dilihat dari kalender Masehi.

Tahun Baru Imlek tidak pernah jatuh pada tanggal yang sama dalam kalender biasa, karena seluruh perhitungannya mengikuti Kongzili dalam kalender China.

Perbedaan Kongzili dalam Kalender China dan Kalender Masehi

Sistem penanggalan Kongzili dalam kalender China berbeda dengan kalender yang dipakai sehari-hari.

Kalender Masehi, atau yang dikenal sebagai Yangli, berbasis pada peredaran bumi mengelilingi matahari.

Satu tahun Masehi terdiri dari sekitar 365 hari.Sementara itu, Kongzili berpatokan pada siklus bulan.

Dalam satu tahun, jumlah harinya lebih pendek, sehingga perlu penyesuaian berupa bulan tambahan atau bulan “run” pada periode tertentu.

Penyesuaian inilah yang membuat tanggal Imlek selalu bergeser setiap tahun dalam kalender Masehi.

Kalender ini tidak hanya dipakai untuk menentukan hari raya, tetapi juga menjadi pedoman dalam berbagai tradisi dan aktivitas budaya masyarakat Tionghoa.

Makna Sejarah Kongzili dalam Kalender China

Mengutip dari Tirto, Kongzili dalam kalender China bukan sekadar sistem hitungan waktu.

Nama Kongzili berkaitan dengan Nabi Kongzi atau Konfusius, tokoh filsafat besar yang berpengaruh dalam kebudayaan Tiongkok.

Penanggalan ini digunakan sebagai panduan kehidupan, termasuk dalam urusan pertanian dan kegiatan ritual.

Bagi komunitas Tionghoa, Kongzili menjadi bagian penting dari tradisi keagamaan dan budaya. Penentuan hari-hari besar, termasuk Imlek hingga Cap Go Meh, semuanya mengikuti sistem ini.

Perayaan Imlek sendiri berlangsung hingga 15 hari, dengan puncaknya pada Cap Go Meh sebagai penutup rangkaian perayaan.

Itulah gambaran tentang Kongzili dalam kalender China yang sering terdengar saat Imlek.

Angka tahunnya mungkin berbeda dari kalender Masehi, tetapi di baliknya tersimpan sistem penanggalan kuno yang masih hidup hingga sekarang.

(pm)

Berita Terbaru

Kisah WNI Dipenjara di Malaysia Gegara Puntung Rokok, Berawal dari Denda RM1.000

Kisah WNI Dipenjara di Malaysia Gegara Puntung Rokok, Berawal dari Denda RM1.000

Nasional27 menit lalu
Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Nasional42 menit lalu
Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Subang1 jam lalu
Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat2 jam lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang2 jam lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga2 jam lalu
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional2 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional2 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang2 jam lalu