Penyakit Kanker Ginjal Sering Terlambat Terdeteksi, Ini Gejala yang Perlu Diketahui

PASUNDANEKSPRES.ID - Penyakit kanker ginjal kembali dikenal luas setelah kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) setelah menjalani perjuangan panjang selama enam tahun melawan kanker ginjal yang dideritanya.
Kondisi tersebut mengingatkan bahwa penyakit ini kerap berkembang tanpa adanya tanda yang jelas pada tahap awal. Banyak penderita baru mengetahui keberadaan kanker ini ketika kondisinya sudah memasuki stadium lanjut.
Pengalaman serupa pernah dialami Vidi Aldiano. Penyakit kanker ginjal yang dideritanya baru diketahui saat sudah berada pada stadium 3, ketika sel kanker telah berkembang lebih jauh di dalam tubuh.
Pada 2019, pelantun lagu Nuansa Bening itu sempat merasakan kejanggalan pada kondisi tubuhnya. Gangguan tersebut awalnya dianggap sebagai masalah kesehatan biasa.
Pemeriksaan lanjutan kemudian menemukan adanya kanker di ginjal sebelah kiri. Setelah diagnosis ditegakkan, Vidi menjalani operasi di Singapura untuk mengangkat bagian ginjal yang terdampak. Perawatan kemudian dilanjutkan melalui radiasi serta kemoterapi.
Perjalanan melawan kanker berlangsung cukup panjang. Pada 2023, Vidi mengungkapkan bahwa penyakit kanker ginjal yang diidapnya telah menyebar ke beberapa bagian tubuh.
“Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tahun lalu, titipan Tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik, sehingga mengharuskan gue akhirnya punya appointment spa day (kemoterapi) tiap tiga minggu,” tulisnya saat itu.
Apa Itu Penyakit Kanker Ginjal?
Penyakit kanker ginjal merupakan kondisi ketika sel-sel pada ginjal tumbuh secara tidak normal dan tidak terkendali hingga membentuk tumor.
Tumor tersebut dapat berkembang di jaringan ginjal dan pada kondisi tertentu menyebar ke organ lain.
Informasi dari Alodokter yang ditinjau oleh dr. Robby Firmansyah Murzen menyebutkan, bahwa kanker ginjal lebih sering dialami oleh orang berusia di atas 60 tahun.
Meski demikian, kasus pada usia lebih muda tetap dapat terjadi karena ginjal memiliki peran penting dalam tubuh.
Organ ini menyaring sisa metabolisme dari darah lalu membuangnya melalui urine. Ginjal juga menghasilkan hormon eritropoietin yang membantu pembentukan sel darah merah serta enzim renin yang berperan dalam pengaturan tekanan darah.
Penyebab Penyakit Kanker Ginjal
Penyakit kanker ginjal terjadi akibat mutasi atau perubahan gen pada sel ginjal.
Perubahan tersebut membuat sel tumbuh secara tidak terkendali hingga membentuk tumor.
Sejumlah faktor diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker ginjal, yaitu:
- Tekanan darah tinggi (hipertensi)
- Berjenis kelamin laki-laki
- Kebiasaan merokok
- Penyakit genetik seperti sindrom Von Hippel-Lindau
- Obesitas atau kelebihan berat badan
- Riwayat kanker ginjal dalam keluarga
- Usia lebih dari 50 tahun
- Perawatan gagal ginjal jangka panjang seperti cuci darah
- Paparan bahan kimia tertentu di lingkungan kerja, misalnya trikloroetilen
Gejala Penyakit Kanker Ginjal
Kanker ginjal ini umumnya sering tidak menimbulkan keluhan pada stadium awal. Gejala biasanya muncul ketika kanker sudah berkembang lebih jauh.
Beberapa gejala yang dapat terjadi antara lain:
- Demam yang tidak kunjung reda
- Benjolan di sekitar perut atau pinggang
- Nafsu makan menurun
- Keringat berlebih terutama pada malam hari
- Nyeri pada punggung bawah atau area pinggang
- Urine bercampur darah (hematuria)
- Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
- Tubuh terasa lemas dan mudah lelah
- Pucat akibat anemia
Stadium Penyakit Kanker Ginjal
Penyakit kanker ginjal dibagi menjadi beberapa stadium berdasarkan tingkat penyebarannya.
- Stadium 1: Tumor berdiameter tidak lebih dari 7 cm dan masih terbatas pada ginjal.
- Stadium 2: Ukuran tumor lebih dari 7 cm tetapi belum menyebar ke jaringan sekitar.
- Stadium 3: Kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitar ginjal.
- Stadium 4: Sel kanker telah menyebar ke organ lain seperti paru-paru, pankreas, atau usus.
Perjalanan yang dialami Vidi Aldiano menunjukkan bahwa penyakit kanker ginjal dapat berkembang tanpa gejala yang jelas pada awalnya.
Pengetahuan mengenai penyebab, gejala, serta stadium penyakit membantu masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan ginjal.
(pm)
