Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ragam Tradisi Imlek di Indonesia yang Penuh Cerita dan Makna

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|16:40 WIB
Bagikan:
Ragam Tradisi Imlek di Indonesia yang Penuh Cerita dan Makna
Ragam Tradisi Imlek di Indonesia yang Penuh Cerita dan Makna (Image From: Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Simak beberapa ragam tradisi Imlek di Indonesia. Bagi masyarakat Tionghoa di Indonesia, Tahun Baru Imlek bukan sekadar pergantian kalender.

Momen ini adalah waktu untuk berkumpul, berbagi harapan, dan memulai tahun dengan energi yang lebih baik.

Di balik kemeriahannya, Imlek juga dipenuhi tradisi yang sudah diwariskan turun-temurun dan masing-masing punya cerita serta filosofi yang menarik.

So, buat kamu yang penasaran tradisi Imlek apa saja yang ada di Indonesia, simak deretan ragamnya di sini.

Ragam Tradisi Imlek di Indonesia

Berikut ini adalah beberapa tradisi Imlek yang ada di Indonesia.

Barongsai dan Liong yang Membawa Kegembiraan

Saat Imlek tiba, pertunjukan barongsai dan liong hampir selalu jadi pusat perhatian. Tarian ini bisa ditemukan di pusat perbelanjaan, vihara, kawasan pecinan, hingga acara perayaan besar.

Iringan musik yang riuh dan gerakan yang enerjik menciptakan suasana meriah yang khas.

Bagi masyarakat Tionghoa, barongsai dan liong bukan hanya hiburan. Tarian ini dipercaya mampu mengusir energi negatif sekaligus membawa keberuntungan, kebahagiaan, dan rezeki di tahun yang baru.

Petasan dan Kembang Api sebagai Penolak Bala

Suara petasan dan cahaya kembang api menjadi penanda khas malam Tahun Baru Imlek.

Tradisi ini sudah dilakukan sejak lama dan dipercaya berfungsi untuk mengusir makhluk jahat bernama Nian yang konon takut pada suara keras.

Selain itu, petasan juga dianggap sebagai simbol suka cita dan harapan agar tahun yang baru dipenuhi keberuntungan. Tak heran jika suasana Imlek selalu terasa ramai, penuh warna, dan hidup.

Angpao, Simbol Berbagi Rezeki

Tradisi yang paling ditunggu, terutama oleh anak-anak, tentu saja angpao. Amplop merah berisi uang ini biasanya diberikan oleh orang tua atau mereka yang sudah menikah kepada anak-anak dan kerabat yang belum menikah.

Angpao bukan sekadar soal nominal. Warna merah melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan, sementara isinya menjadi doa agar penerimanya mendapat rezeki, kesehatan, dan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.

Bersih-Bersih Rumah Jelang Imlek

Menjelang Imlek, rumah biasanya dibersihkan secara menyeluruh. Tradisi ini dipercaya sebagai cara untuk membuang kesialan dan energi buruk yang tertinggal dari tahun sebelumnya.

Namun, saat hari Imlek tiba dan beberapa hari setelahnya, kegiatan menyapu atau membersihkan rumah justru dihindari.

Alasannya, keberuntungan yang baru datang dikhawatirkan ikut “tersapu” pergi. Setelah bersih, rumah pun dihias dengan berbagai ornamen khas Imlek.

Dominasi Warna Merah di Setiap Sudut

Merah adalah warna yang sangat identik dengan Imlek. Lampion, hiasan dinding, pakaian, hingga dekorasi rumah hampir semuanya bernuansa merah.

Warna ini dipercaya melambangkan keberanian, kebahagiaan, kesejahteraan, dan perlindungan dari hal-hal buruk.

Selain lampion, hiasan bertuliskan kata-kata keberuntungan dan pohon kumquat juga sering dipasang sebagai simbol kemakmuran dan rezeki yang terus tumbuh.

Hidangan Imlek yang Sarat Filosofi

Imlek juga identik dengan sajian makanan khas yang tidak dibuat sembarangan. Setiap hidangan punya makna tersendiri.

Mi panjang umur, misalnya, melambangkan harapan akan usia yang panjang. Kue lapis melambangkan rezeki yang berlapis-lapis, sementara kue keranjang dan aneka permen manis menjadi simbol kehidupan yang manis.

Dalam beberapa keluarga, jumlah hidangan bahkan disesuaikan dengan 12 shio. Ada pula pantangan tertentu, seperti menghindari bubur karena dianggap melambangkan kekurangan atau kemiskinan.

Tradisi Imlek di Indonesia tidak hanya jadi perayaan keagamaan biasa, tapi juga bagian dari kekayaan budaya bangsa. Tradisi-tradisi ini bisa kamu ikuti saat Hari Raya Imlek.

(ipa)

Berita Terbaru

Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Nasional13 menit lalu
Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Subang38 menit lalu
Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga1 jam lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang1 jam lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga1 jam lalu
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional2 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional2 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang2 jam lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang2 jam lalu