Tanggal Berapa Bulan Puasa 2026 NU? Simak Penjelasannya di Sini

PASUNDANEKSPRES.ID - Penetapan puasa di Indonesia selalu menghadirkan perhatian tersendiri setiap tahunnya. Perbedaan metode antara NU, Muhammadiyah, dan Pemetintah kerap memunculkan variasi waktu awal Ramadan.
Nah, pertanyaan yang sering muncul adalah, tanggal berapa bulan puasa NU akan dimulai?
NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia memiliki pendekatan khas dalam menentukan awal Ramadan. Pendekatan tersebut membuat kepastian tanggal puasa tidak diumumkan jauh-jauh hari, melainkan menunggu proses syariat yang dijalankan secara konsisten.
Tanggal Berapa Bulan Puasa 2026 NU Menurut Perhitungan Awal?
Dalam hitungan waktu, umat Islam di berbagai belahan dunia akan segera menyambut bulan penuh keberkahan ini.
NU pun telah memiliki gambaran awal meski belum menetapkannya secara resmi. Penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah versi NU kerap berbeda dari Muhammadiyah.
Perbedaan tersebut bersumber dari metode penghitungan awal bulan Hijriah yang digunakan. NU mengombinasikan perhitungan astronomi sebagai panduan awal dan rukyatul hilal sebagai penentu utama.
Sampai saat ini terhitung 23 Januari 2026, NU belum mengumumkan tanggal pasti dimulainya puasa Ramadan 2026. Namun, berdasarkan perkiraan yang tercantum dalam Almanak NU Tahun 2026, awal Ramadan 1447 H diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Prediksi ini disusun oleh Lembaga Falakiyah Pengurus Besar NU dan selaras secara perhitungan dengan kalender resmi Kementerian Agama.
Meski sudah ada gambaran tanggal berapa bulan puasa 2026 NU menurut almanak, keputusan tersebut belum bersifat final.
NU tetap berpegang teguh pada rukyatul hilal sebagai prinsip utama dalam penetapan awal bulan Hijriah.
Proses Rukyat Penentu Awal Puasa NU
NU akan kembali melakukan pengamatan hilal pada tanggal 29 Syaban 1447 Hijriah. Kegiatan rukyat dilakukan di berbagai titik strategis di seluruh Indonesia.
Hasil pengamatan ini kemudian dikumpulkan dan diverifikasi oleh Lembaga Falakiyah.
Tahapan penentuan awal puasa versi NU meliputi:
- Pemantauan hilal di lokasi yang telah ditentukan
- Penghimpunan laporan dari tim rukyat daerah
- Verifikasi hasil pengamatan sesuai kriteria NU
- Pengumuman resmi setelah keputusan diambil
Melalui mekanisme tersebut, NU memastikan penetapan Ramadan berjalan sesuai tuntunan syariat. Sikap kehati-hatian ini menjadi ciri khas yang terus dijaga dari tahun ke tahun.
Jadi, tanggal berapa bulan puasa 2026 NU pada akhirnya akan ditentukan setelah rukyat selesai.
(pm)
