Tata Cara Puasa Ramadhan: Bacaan Niat, Syarat, dan Doa Buka Puasa

PASUNDANEKSPRES.ID - Umat Islam di Indonesia akan melaksanakan puasa Ramadhan, berikut tata cara puasa Ramadhan secara lengkap.
Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah atau awal puasa jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag).
Adapun organisasi Muhammadiyah telah menetapkan lebih awal puasa Ramadhan jatuh pada 18 Februari 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) 1447 Hijriah.
Di bulan Ramadhan, umat Islam wajib berpuasa selama satu bulan penuh dengan menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkannya, mulai dari terbit fajar hinga terbenamnya matahari.
Sebelum menjalankan puasa, dianjurkan membaca niat puasa pada malam hari sebelum tidur atau setelah salat Tarawih sebelum menjalankan puasa keesokan harinya.
Niat bukan hanya sekadar ucapan, tetapi juga merupakan peneguhan dalam hati untuk menjalankan suatu ibadah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
Selain itu, umat Islam perlu mengetahui bacaan niat puasa Ramadhan serta syarat wajib berpuasa agar ibadah puasa tetap lancar dan mendapatkan pahala berlimpah.
Untuk mengetahui informasi ini lebih banyak, simak selengkapnya tata cara puasa Ramadhan mulai dari syarat wajib berpuasa, niat puasa hingga doa buka puasa.
Tata Cara Puasa Ramadhan
Syarat Wajib Berpuasa
1. Niat
2. Beragama Islam
3. Baligh
4. Berakal sehat
5. Mampu (sehat jasmani dan rohani)
6. Suci dari haid dan nifas
Tata Cara Melaksanakan Puasa
1. Niat Puasa Ramadhan
Membaca niat puasa dianjurkan pada malam hari sebelum tidur atau setelah salat Tarawih atau bisa juga diucapkan sebelum waktu subuh tiba atau sebelum terbitnya fajar.
2. Sahur
Umat Islam yang akan berpuasa disunnahkan untuk makan sahur terlebih dahulu yang sebaiknya dilakukan menjelang subuh, sekitar 10-15 menit sebelum azan subuh.
3. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa
Sejak terbit fajar hingga maghrib, umat Islam wajib menahan diri dari makan, minum, menahan nafsu, menjaga lisan, serta perbuatan yang dapat membatalkan puasa.
4. Berbuka Puasa
Ketika waktu Maghrib tiba, dianjurkan untuk segera berbuka dengan minuman atau makanan dengan membaca doa berbuka puasa.
Niat Puasa Ramadhan
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala
Artinya: "Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."
Doa Berbuka Puasa
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin
Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”
(inm)
