Bacaan Niat Shalat Tarawih Lengkap dengan Terjemahannya: Imam, Makmum, dan Sendiri

PASUNDANEKSPRES.ID - Umat Islam di Indonesia akan melaksanakan shalat tarawih perdana pada hari ini, berikut bacaan niat shalat Tarawih lengkap dengan terjemahannya.
Hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Oleh karena itu, umat Islam di Indonesia akan melaksanakan shalat tarawih perdana pada malam ini sebelum melaksanakan ibadah puasa keesokan harinya.
Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan hanya selama bulan Ramadhan yang biasa dilakukan setelah shalat Isya.
Hukum melaksanakan shalat tarawih adalah sunnah muakkad, yang berarti boleh dilakukan, dan orang yang menunaikannya mendapat pahala. Sementara jika shalat sunnah tidak dikerjakan, maka orang tersebut tidak akan mendapat dosa.
Meski begitu, shalat tarawih dianjurkan karena memiliki keutamaan, yaitu pengampunan dosa-dosa yang telah lalu serta lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan meraih berkah dan pahala di bulan suci Ramadhan.
Sebagai umat Islam, perlu mengetahui bagaimana tata cara dan bacaan niat Salat Tarawih, baik sebagai imam, berjamaah maupun sendiri.
Untuk mengetahui informasi ini lebih lanjut, simak selengkapnya bacaan niat shalat Tarawih lengkap dengan terjemahannya.
Bacaan Niat Shalat Tarawih Lengkap
Bacaan niat shalat tarawih dapat berbeda tergantung pada cara pelaksanaannya, apakah dilakukan sendiri di rumah, sebagai imam yang memimpin jamaah atau sebagai makmum dalam shalat berjamaah.
Berikut bacaan niat shalat tarawih secara sendiri, makmum, dan imam lengkap dengan terjemahannya.
1. Niat Shalat Tarawih Secara Sendiri
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā
Artinya: Saya niat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala
2. Niat Shalat Tarawih Secara Berjamaah (Sebagai Imam)
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā
Artinya: Saya niat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, menjadi imam karena Allah Taala
3. Niat Shalat Tarawih Secara Berjamaah (Sebagai Makmum)
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā
Artinya: Saya niat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, menjadi makmum karena Allah Taala
Tata Cara Shalat Tarawih
- Membaca niat shalat Tarawih
- Takbiratul ihram
- Membaca Surat Al-Fatihah
- Membaca salah satu Surat dalam Al-Qur'an
- Melakukan rukuk
- Melakukan i'tidal dengan tuma'ninah
- Sujud pertama dengan tuma'ninah
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua dengan tuma'ninah
- Berdiri kembali untuk melaksanakan rakaat kedua
- Membaca Surat Al-Fatihah dan diikuti dengan urutan gerakan yang sama hingga sujud kedua
- Duduk tasyahud akhir dan mengakhiri shalat dengan salam
- Lakukan tata cara shalat Tarawih hingga 8 atau 20 rakaat shalat Tarawih
(inm)
