Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dari Premanisme hingga Politik: Dinamika Ormas di Indonesia

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|11:40 WIB
Bagikan:
Dari Premanisme hingga Politik: Dinamika Ormas di Indonesia
Dari Premanisme hingga Politik: Dinamika Ormas di Indonesia (Image From: Illustration/Edited by Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Saat ini di Indonesia, Ormas (Organisasi Kemasyarakatan) memainkan peran yang cukup penting dalam dinamika politik. Salah satu contoh yang sering muncul adalah kelompok-kelompok seperti Pemuda Pancasila, yang asal-usulnya dapat dilacak pada masa-masa awal kemerdekaan. 

Dilansir dari podcast YouTube Restu Semesta yang berjudul "HAL YANG AKAN TERJADI JIKA KDM JADI PRESIDEN", awalnya Pemuda Pancasila terdiri dari sekelompok preman yang diarahkan oleh pemerintah untuk mendukung perjuangan melawan PKI (Partai Komunis Indonesia).

Dalam konteks ini, pemerintah melihat ormas sebagai alat untuk mengakomodasi kelompok-kelompok yang dulunya dianggap preman, namun kini bisa diarahkan untuk kepentingan nasional. 

Fenomena ini menunjukkan bahwa politik di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari keberadaan ormas-ormas yang sering kali muncul sebagai reaksi terhadap kegagalan negara dalam mensejahterakan rakyat.

Premanisme, dalam banyak kasus, berkembang karena ketidakpuasan terhadap pemerintah yang gagal mengatasi masalah sosial.

Oleh karena itu, banyak ormas yang tumbuh sebagai akibat dari ketidakadilan sosial, dan seringkali ormas-ormas ini menjadi bagian dari sistem politik yang lebih besar.

Salah satu tantangan utama dalam konteks ini adalah bahwa ormas-ormas ini seringkali terjebak dalam permainan politik yang lebih besar, di mana mereka dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk keuntungan politik.

Contoh nyata adalah penggunaan ormas untuk “mengamankan” kepentingan politik tertentu, seperti yang terjadi dalam kasus-kasus konfrontasi antara KDM dan beberapa ormas seperti GRIP (Gerakan Rakyat Indonesia Perjuangan).

Dalam situasi ini, ormas tidak hanya berperan sebagai kelompok yang memberikan kekuatan massa, tetapi juga sebagai alat untuk menggerakkan agenda politik tertentu.

Namun, ada potensi positif dari keberadaan ormas, jika mereka diarahkan pada tujuan yang baik.

Misalnya, ormas bisa memainkan peran penting dalam menegakkan keadilan sosial, termasuk melawan korupsi. Pemerintah dan masyarakat harus mendorong ormas untuk mengalihkan energi mereka ke hal-hal yang lebih baik, seperti menuntut pertanggungjawaban bagi koruptor dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk lebih bijak dalam melihat peran ormas dalam kehidupan politik dan sosial. 

(ipa)

Berita Terbaru

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle22 menit lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional40 menit lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle2 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang2 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang3 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional3 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional4 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang4 jam lalu