Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 27 Perjalanan KA Dibatalkan

PASUNDANEKSPRES.ID - Insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, sebabkan 27 perjalanan KA dibatalkan. Atas terjadinya kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, berdampak besar terhadap operasional transportasi kereta di wilayah Jabodetabek.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengambil langkah darurat dengan membatalkan puluhan perjalanan kereta jarak jauh serta melakukan rekayasa operasional pada layanan KRL.
Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sebabkan 27 Perjalanan KA Dibatalkan
Dilansir dari MetroTVNews, pihak KAI mengonfirmasi bahwa sebanyak 27 perjalanan kereta api jarak jauh dibatalkan sejak malam hingga pagi hari setelah kejadian. Kebijakan ini diambil untuk mempercepat proses penanganan sarana dan prasarana di lokasi kecelakaan.
Perwakilan KAI menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah pemulihan jalur serta memastikan keamanan sebelum operasional kembali normal.
Tidak hanya kereta jarak jauh, layanan KRL juga terdampak signifikan. Untuk sementara waktu, perjalanan KRL lintas Cikarang tidak dapat beroperasi penuh.
Sebagai langkah penyesuaian, seluruh perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi. Artinya, tidak ada perjalanan lanjutan menuju Cikarang maupun sebaliknya.
Penghentian ini dilakukan karena aliran listrik di jalur terdampak harus dimatikan selama proses evakuasi dan perbaikan berlangsung.
Sejumlah perjalanan KRL mengalami perubahan rute dan pola operasional, di antaranya:
- Rute Kampung Bandan–Cikarang dialihkan hanya sampai Bekasi
- Beberapa perjalanan dipangkas hingga Stasiun Cakung dan Manggarai
- Sebagian kereta kembali dari titik tertentu seperti Jatinegara atau Bekasi menuju stasiun asal
Selain itu, keberangkatan awal untuk lintas Cikarang sementara dialihkan ke Stasiun Bekasi, baik melalui jalur Manggarai maupun Pasar Senen.
Sebagai informasi, kecelakaan terjadi pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.52 WIB. Insiden melibatkan kereta rel listrik (KRL) dengan kereta jarak jauh Argo Bromo dalam perjalanan relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.
Tabrakan tersebut mengakibatkan puluhan korban. Tercatat sebanyak 81 penumpang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit di sekitar Bekasi Timur. Selain itu, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia.
(ipa)
