Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Korea Utara Meledakkan Jalan dan Rel di Perbatasan, Balas Dendam Korsel?

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|14:43 WIB
Bagikan:
Korea Utara Meledakkan Jalan dan Rel di Perbatasan, Balas Dendam Korsel?
Korea Utara Meledakkan Jalan dan Rel di Perbatasan, Balas Dendam Korsel? (Image From: Reuters/By Hyunsu Yim and Hyonhee Shin)

PASUNDAN EKSPRES - Korea Utara meledakkan jalan dan rel di perbatasan. Ketegangan di Semenanjung Korea kembali memanas setelah Korea Utara melakukan tindakan dengan meledakkan sebagian jalan dan rel antar-Korea di wilayah perbatasannya yang sangat dijaga ketat. 

Kejadian tersebut memicu respons dari militer Korea Selatan yang segera melepaskan tembakan peringatan di perbatasan.

Korea Utara Meledakkan Jalan dan Rel di Perbatasan

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah Pyongyang mengumumkan rencananya untuk memutus semua jalur penghubung antara Korea Utara dan Selatan, termasuk jalan raya dan rel kereta.

Korea Utara juga mengatakan bahwa mereka akan memperkuat keamanan di wilayah perbatasan mereka sebagai langkah untuk memperkuat sistem “dua negara” secara permanen, yang secara tidak langsung menghapus impian lama mereka tentang penyatuan kembali Korea.

BACA JUGA: AS Perintahkan Israel untuk Perbaiki Situasi Kemanusiaan Gaza dalam 30 Hari

BACA JUGA: Serangan Israel ke Kompleks Rumah Sakit Gaza, Orang-orang Terbakar hingga Meninggal

Kementerian Unifikasi Seoul, yang bertanggung jawab atas hubungan lintas perbatasan, mengutuk keras tindakan Korea Utara tersebut.

Juru bicara kementerian, Koo Byoungsam, menyebut insiden yang terjadi sebagai pelanggaran nyata terhadap perjanjian-perjanjian antar-Korea sebelumnya dan menekankan bahwa tindakan tersebut "sangat tidak normal."

“Sangat disayangkan bahwa Korea Utara berulang kali melakukan tindakan mundur seperti ini,” kata juru bicara kementerian Koo Byoungsam, dikutip Instagram @panncafe, Kamis (17/10). 

Ketegangan antara kedua Korea semakin meningkat setelah pekan lalu Korea Utara menuduh Seoul mengirimkan drone yang menyebarkan selebaran anti-rezim ke wilayah Pyongyang.

Kim Yojong, saudara perempuan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, memperingatkan bahwa Seoul akan "membayar harga yang mahal" atas tindakan tersebut.

Pemerintah Korea Selatan sejauh ini menolak memberikan komentar terkait apakah tuduhan penerbangan drone dilakukan oleh militer atau warga sipil Korea Selatan.

Kedua Korea ini juga berseteru perihal balon sampah yang diluncurkan oleh Korea Utara sejak Mei. Pyongyang mengklaim bahwa peluncuran tersebut merupakan reaksi terhadap balon yang dikirim oleh aktivis anti-rezim dari Korea Selatan.

(ipa)

Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional9 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional13 jam lalu