Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN dan Menteri PKP Sepakati Program Sertipikasi Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:07 WIB
Bagikan:
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN dan Menteri PKP Sepakati Program Sertipikasi Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Nusron Wahid, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait

PASUNDANEKSPRES.ID - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyepakati pelaksanaan program Sertipikasi Sektor Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat koordinasi (Rakor) yang turut melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS), di Kementerian ATR/BPN, Jakarta pada Selasa (14/07/2026), guna memastikan kriteria penerima manfaat program tepat sasaran.

“Jadi ini adalah sertipikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Judul programnya adalah Sertipikasi Sektor Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah,” ujar Menteri Nusron saat ditemui awak media usai rakor.

Menteri Nusron menjelaskan, terdapat tiga kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program Sertipikasi Sektor Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Pertama, penerima bantuan perumahan pemerintah, seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) maupun program bedah rumah. Kedua, masyarakat penerima Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP), khususnya untuk peningkatan status Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Sertipikat Hak Milik (SHM). Ketiga, masyarakat yang membangun rumah secara mandiri dan masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah.

“Bagi mereka yang mendapatkan program KPR FLPP, sertipikatnya juga gratis. Tapi, yang kita gratiskan adalah HGB yang sudah atas nama individu kemudian dinaikkan menjadi SHM,” jelas Menteri Nusron.

Selain pekerja formal yang dapat menunjukkan slip gaji sesuai kriteria MBR, program Sertipikasi Sektor Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah juga membuka akses bagi pekerja sektor informal. Masyarakat yang tidak memiliki slip gaji tetap dapat mengikuti program, sepanjang tercatat hingga maksimal desil 8 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta memenuhi persyaratan yang berlaku.

Program ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang memenuhi kriteria tersebut. Pemohon cukup mendatangi Kantor Pertanahan dengan membawa persyaratan pengajuan sertipikat beserta dokumen pendukung yang membuktikan bahwa yang bersangkutan, termasuk dalam kelompok penerima program Sertipikasi Sektor Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengapresiasi dukungan Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat berbagai program pemerintah di sektor perumahan. Menurutnya, program Sertipikasi Sektor Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah menjadi terobosan yang melengkapi bantuan perumahan sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh rumah yang layak, tapi juga kepastian hukum atas tanahnya.

“Terobosan yang paling luar biasa dari kolaborasi kita adalah sertipikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ini merupakan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/Kepala BPN bagi rakyat kecil. Nantinya, sertipikasi gratis ini akan digabungkan dengan program BSPS atau Bedah Rumah. Jadi sertipikatnya diurus, rumahnya dibedah, dan ekonomi keluarganya juga akan diperkuat melalui program KUR Perumahan,” ungkap Maruarar Sirait.

Program sertipikasi gratis ini ditargetkan menjangkau sekitar satu juta bidang tanah pada tahun 2026 dan menjadi bagian dari dukungan Kementerian ATR/BPN terhadap program Tiga Juta Rumah yang diinisiasi pemerintah. Melalui program tersebut, masyarakat berpenghasilan rendah diharapkan dapat memperoleh kepastian hukum atas tanah sekaligus mengurangi beban biaya dalam proses sertipikasi tanah. (JM/YZ)

Berita Terbaru

Ratu Anom Karatwan Galuh Pakuan Moderatori Seminar Internasional Kopi Kerinci 2026

Ratu Anom Karatwan Galuh Pakuan Moderatori Seminar Internasional Kopi Kerinci 2026

Nasional23 menit lalu
Incar Kerja di Pabrik BYD Subang? Ini Jurusan SMK untuk Kerja di Pabrik BYD Subang

Incar Kerja di Pabrik BYD Subang? Ini Jurusan SMK untuk Kerja di Pabrik BYD Subang

Jawa Barat25 menit lalu
Persib Bandung Bawa 3 Senjata Rahasia ke Markas FC Seoul, Siap Bikin Kejutan di ACL 2

Persib Bandung Bawa 3 Senjata Rahasia ke Markas FC Seoul, Siap Bikin Kejutan di ACL 2

Olahraga33 menit lalu
Kapan Opening Ceremony Asian Games 2026? Cek Jadwal dan Live Streamingnya

Kapan Opening Ceremony Asian Games 2026? Cek Jadwal dan Live Streamingnya

Olahraga45 menit lalu
ADVERTISEMENT
Icem dan Lima Bayi dapat Penghargaan dari Disdukcapil Karawang

Icem dan Lima Bayi dapat Penghargaan dari Disdukcapil Karawang

Karawang51 menit lalu
Bupati Subang Hadiri Wawancara Akhir Seleksi Sekda, Tiga Peserta Akan Uji Gagasan Bersama Pejabat Pemkab

Bupati Subang Hadiri Wawancara Akhir Seleksi Sekda, Tiga Peserta Akan Uji Gagasan Bersama Pejabat Pemkab

Subang55 menit lalu
Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

Nasional1 jam lalu
Jadwal dan Harga Tiket MotoGP Mandalika 2026 Lengkap

Jadwal dan Harga Tiket MotoGP Mandalika 2026 Lengkap

Lifestyle1 jam lalu
Realisasi Baru 57,7 Persen, Bulog Subang Pastikan Bantuan Beras Sampai ke Sasaran

Realisasi Baru 57,7 Persen, Bulog Subang Pastikan Bantuan Beras Sampai ke Sasaran

Subang1 jam lalu
Tiga Rumah Ludes Terbakar, BAZNAS Subang Bergerak Salurkan Bantuan untuk 15 Warga

Tiga Rumah Ludes Terbakar, BAZNAS Subang Bergerak Salurkan Bantuan untuk 15 Warga

Subang1 jam lalu