Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

OPM Mengklaim Bertanggung Jawab atas Kematian Danramil 04 Aradide

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|13:58 WIB
Bagikan:
OPM Mengklaim Bertanggung Jawab atas Kematian Danramil 04 Aradide
Foto Screenshot via YouTube/Harian kompas

PASUNDAN EKSPRES - Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengakui tanggung jawab atas insiden pembunuhan Letnan Infanteri Oktovianus Sogalrey, Danramil 04 Aradide, yang terjadi pada Rabu (10/4/2024). 

Sebby Sambom, Juru Bicara OPM, menyatakan dalam keterangan tertulis pada Senin (15/4/2024) bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan tersebut. 

Seperti ysng dkutip dari Kompas.com pada Senin 15 April 2024, serangan terhadap Oktovianus terjadi pada Rabu, 10 April 2024, sekitar pukul 17.00 WIT, ketika ia sedang melintas di jalan sepi Trans Paniai-Intan Jaya.

BACA JUGA:Di Dewan HAM, RI Nyatakan Dukungan Penuh ke Palestina

Serangan tersebut dipimpin oleh Komandan Operasi TPNPB Kodap XIII Kegapa Nipouda Paniai, Mayor Osea Satu Boma.

OPM mengemukakan empat tuntutan sebagai hasil dari serangan tersebut. Pertama, mereka menuntut revolusi total untuk mencapai kemerdekaan Papua.

Kedua, mereka menolak segala bentuk pembangunan oleh Pemerintah Indonesia di Papua. Ketiga, mereka siap untuk menembak orang Papua yang memberikan bantuan kepada TNI-Polri dalam menghadapi OPM. 

Terakhir, mereka menegaskan bahwa dalam upaya penindakan, pihak yang harus dikejar adalah pasukan TPNPB, bukan rakyat sipil, karena serangan tersebut merupakan bentuk perlawanan yang dilakukan oleh pasukan TPNPB.

Informasi dari Mabes TNI mengkonfirmasi bahwa Oktovianus meninggal akibat serangan tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen Nugraha Gumilar, menyatakan bahwa pihaknya akan mengejar anggota OPM yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. 

Nugraha juga menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh OPM merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), karena mereka telah mengambil nyawa Oktovianus secara keji dengan menggunakan senjata tajam dan senjata api yang menyebabkan luka serius pada kepala dan tangan. 

Oleh karena itu, perbuatan OPM dianggap sebagai pelanggaran HAM yang serius.

BACA JUGA:Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Izinkan ASN untuk WFH Pada Tanggal 16-17 April 2024.

Setelah ditemukan, jenazah Oktovianus dibawa ke rumah sakit untuk pemulasaraan jenazah di RSUD Paniai. Selanjutnya, jenazah tersebut akan diantar dalam perjalanan darat menuju Nabire untuk disemayamkan di rumah keluarganya.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Nasional12 menit lalu
MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

Subang32 menit lalu
Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Purwakarta33 menit lalu
Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Purwakarta36 menit lalu
ADVERTISEMENT
Dua Mahasiswa STIESA Subang Raih Penghargaan The Best Presenter

Dua Mahasiswa STIESA Subang Raih Penghargaan The Best Presenter

Subang37 menit lalu
Pemdes Sawangan Minta Vendor BYD Subang Kontribusi untuk Pembangunan Desa

Pemdes Sawangan Minta Vendor BYD Subang Kontribusi untuk Pembangunan Desa

Subang43 menit lalu
Sebulan Berjalan, Live TikTok MasNya ATR/BPN Jangkau 370.000 Penonton

Sebulan Berjalan, Live TikTok MasNya ATR/BPN Jangkau 370.000 Penonton

Nasional44 menit lalu
Investasi Industri Subang Berkembang, Pengusaha Lokal Diminta Jangan Jadi Penonton

Investasi Industri Subang Berkembang, Pengusaha Lokal Diminta Jangan Jadi Penonton

Subang56 menit lalu
Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Dana, OJK Turun Tangan Dalami Kondisi Bank

Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Dana, OJK Turun Tangan Dalami Kondisi Bank

Nasional1 jam lalu
Jokowi Hadir di Sidang Roy Suryo Hari Ini, Siap Berikan Kesaksian Soal Dugaan Ijazah Palsu

Jokowi Hadir di Sidang Roy Suryo Hari Ini, Siap Berikan Kesaksian Soal Dugaan Ijazah Palsu

Nasional1 jam lalu