Petugas Gabungan Pastikan Bus Laik Jalan lewat Ramp Check Purwakarta

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejumlah bus angkutan umum dan pariwisata yang melintas di Tol Cipali jalur A, Kabupaten Purwakarta, diarahkan masuk ke bekas rest area Km 81 oleh petugas gabungan, Minggu (15/3/2026).
Di lokasi itu, petugas yang terdiri atas Satlantas Polres Purwakarta, PJR Cipali, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta ini melakukan ramp check atau pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan angkutan umum yang membawa penumpang.
Satu per satu bus diperiksa mulai dari kelengkapan administrasi kendaraan, kondisi teknis kendaraan, hingga kesehatan sopir dan kru bus.
Petugas tampak memeriksa berbagai komponen penting kendaraan seperti sistem pengereman, klakson, lampu, hingga kelengkapan keselamatan di dalam bus.
Tim medis juga disiagakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sopir dan kondektur, termasuk pengecekan kandungan alkohol menggunakan alat khusus.
Kepala Unit Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Cipali, AKP Lutfi Mediharyanto, mengatakan kegiatan ramp check ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya para calon pemudik yang menggunakan angkutan umum menjelang arus mudik Lebaran.
"Ramp check ini dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang membawa penumpang dalam kondisi laik jalan, serta memastikan sopirnya juga dalam keadaan sehat," kata AKP Lutfi kepada wartawan Pasundan Ekspres di lokasi.
Ia menjelaskan, pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada kelengkapan surat kendaraan, tetapi juga pada kondisi fisik kendaraan serta kesiapan pengemudi selama perjalanan jauh.
Sementara itu, petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta, Tatang Rusmita, menyebutkan pihaknya menemukan beberapa kekurangan pada salah satu bus yang mengangkut rombongan pekerja proyek dari Tangerang menuju Blora, Jawa Tengah.
Di antaranya, suara klakson kendaraan tidak maksimal karena tekanan angin yang kurang, ukuran tabung pemadam api yang terlalu kecil, tidak tersedianya kotak P3K, serta hanya terdapat satu alat pemecah kaca di dalam bus.
"Secara administrasi, masa berlaku KIR kendaraan masih panjang. Namun ada beberapa kelengkapan keselamatan di dalam bus yang belum terpenuhi," ujar Tatang.
Sopir bus tersebut, Sardimin, mengakui kekurangan pada klakson kendaraan yang dikemudikannya. Ia mengatakan tekanan angin pada klakson memang belum diisi sehingga suara yang dihasilkan tidak terlalu keras.
"Belum diisi angin klaksonnya," ujarnya singkat.
Meski ditemukan sejumlah kekurangan, secara umum kondisi kendaraan masih dinilai aman untuk melanjutkan perjalanan. Petugas pun memberikan teguran dan sanksi administrasi kepada pengemudi agar segera melengkapi kekurangan tersebut.
Para awak bus maupun penumpang mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ramp check ini. Selain mengetahui kondisi kendaraan yang mereka tumpangi, mereka juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dari tim medis yang disiagakan di lokasi.(add/sep)
