Taman Balarea Purwakarta Jadi Spot Favorit Ngabuburit dan Buka Puasa Warga

PASUNDANEKSPRES.ID - Taman Balarea di Jalan KK Singawinata, Kabupaten Purwakarta, menjelma menjadi pusat aktivitas warga sejak awal Ramadhan, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.
Setiap sore, taman yang masih berada di kawasan Situ Buleud ini dipadati masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga keluarga yang datang untuk ngabuburit dan berbuka puasa bersama.
Mereka memanfaatkan area terbuka taman untuk duduk santai, berbincang, hingga sekadar menikmati suasana senja sambil menanti azan magrib.
Di sisi lain, deretan lapak kuliner tersusun rapi menawarkan aneka hidangan berbuka, mulai dari takjil, minuman segar, hingga menu makanan berat.
Diana (22), salah seorang pengunjung, mengaku hampir setiap sore menyempatkan diri datang bersama teman-temannya. Menurutnya, suasana taman yang santai dan pilihan kuliner yang beragam menjadi daya tarik utama.
"Tempatnya nyaman buat nongkrong sambil menunggu Magrib. Makanannya juga banyak variasinya, jadi bisa sekalian buka bareng tanpa harus pindah-pindah tempat," kata Diana kepada Pasundan Ekspres, Kamis (5/3/2026).
Ia menilai, dalam beberapa tahun terakhir Taman Balarea semakin populer sebagai titik kumpul anak muda selama Ramadhan karena lokasinya strategis dan suasananya tetap kondusif meski ramai.
Hal serupa diungkapkan Dudi (35), warga Purwakarta yang datang bersama istri dan dua anaknya.
Ia memilih lokasi tersebut karena dinilai ramah keluarga dan memiliki ruang terbuka yang cukup luas untuk anak-anak bermain.
"Anak-anak bisa main dulu sebelum buka, jadi nggak bosan. Kami juga bisa santai sambil memesan makanan buat berbuka," ujarnya.
Menurut Dudi, keberadaan berbagai pilihan menu di satu area memudahkan keluarganya menentukan hidangan berbuka tanpa harus berkeliling ke tempat lain.
Tingginya jumlah pengunjung turut berdampak positif bagi para pelaku usaha kecil. Reza (24), pedagang rahang tuna yang baru memulai usahanya pada hari ketiga Ramadhan, mengaku langsung merasakan lonjakan pembeli.
"Alhamdulillah, baru beberapa hari jualan sudah ramai. Bahkan sering habis sebelum magrib," ucapnya.
Dalam sehari, Reza mengaku mampu menjual hingga 60 kilogram rahang tuna. Ia pun sampai harus menambah pasokan agar dapat memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat.
"Harapannya, antusiasme masyarakat tetap terjaga hingga akhir Ramadhan, sehingga momentum ini dapat menjadi peluang peningkatan pendapatan bagi pedagang kecil seperti kami," kata Reza.(add/sep)
