Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pejabat AS Ramai-ramai Resign Imbas Dukungan Biden untuk Israel

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|11:48 WIB
Bagikan:
Pejabat AS Ramai-ramai Resign Imbas Dukungan Biden untuk Israel
Pejabat AS x Joe Biden. (Sumber Gambar: Screenshot via AFP/GETTY IMAGES/MICHAEL M SANTIAGO)

PASUNDAN EKSPRES - Dukungan Presiden Amerika Serikat Joe Biden terhadap Israel dalam konflik di Jalur Gaza telah memicu gelombang pengunduran diri dari belasan pejabat AS. 

Para pejabat AS tersebut menuduh Biden mengabaikan kekejaman yang dilakukan Israel terhadap Palestina. 

Pemerintahan Biden membantah tuduhan ini dengan mengacu pada kritik yang telah disampaikan Washington terhadap tingginya jumlah korban sipil di Gaza serta usaha meningkatkan bantuan kemanusiaan ke wilayah yang dilanda perang tersebut.

Pengunduran Diri Pejabat AS

Beberapa pejabat AS yang mengundurkan diri menyatakan alasan mereka secara terbuka:

1. Anna Del Castillo - Pejabat Gedung Putih

Del Castillo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil direktur di Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih pada April sekaligus menjadi pejabat Gedung Putih pertama yang mengundurkan diri karena kebijakan AS terhadap Jalur Gaza.

BACA JUGA:Virus Mematikan Muncul di Israel, 100 Orang telah Terinfeksi

BACA JUGA:Donald Trump dalam Pilpres AS 2024: Menarik Perhatian Pelajar Asing dengan Janji Green Card

2. Alexander Smith - Kontraktor USAID

Smith mengundurkan diri sebagai kontraktor USAID pada akhir Mei.

Ia menuduh otoritas AS melakukan penyensoran setelah badan tersebut membatalkan publikasi presentasinya tentang kematian ibu dan anak di kalangan warga Palestina.

3. Stacy Gilbert - Departemen Luar Negeri AS

Gilbert, yang bekerja di Biro Kependudukan, Pengungsi, dan Migrasi, mengundurkan diri pada akhir Mei.

Stacy menilai laporan pemerintah kepada Kongres AS secara keliru menyatakan bahwa Israel tidak memblokir bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

4. Lily Greenberg Call - Pejabat Departemen Dalam Negeri AS

Greenberg Call mengundurkan diri pada Mei dan menyatakan, "Sebagai seorang Yahudi, saya tidak bisa mendukung malapetaka di Gaza."

BACA JUGA:Ini Dia 5 Fakta Debat Pilpres AS, Biden dan Trump yang sudah Dimulai Hari Ini

5. Hala Rharrit - Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS

Rharrit mundur dari jabatannya sebagai juru bicara bahasa Arab pada Departemen Luar Negeri AS pada April.

Dalam pernyataannya di LinkedIn, Rharrit secara terbuka menentang kebijakan AS di Jalur Gaza.

6. Annele Sheline - Pejabat Departemen Luar Negeri AS

Sheline mengundurkan diri dari Biro Hak Asasi Manusia di Departemen Luar Negeri AS pada akhir Maret.

Dalam tulisannya yang dimuat CNN, Sheline menyatakan tidak bisa bekerja di pemerintahan yang "memungkinkan kekejaman seperti itu".

7 Tariq Habash - Pejabat Departemen Pendidikan AS

Habash, seorang warga AS keturunan Palestina, mundur dari jabatannya sebagai asisten khusus di Kantor Perencanaan Departemen Pendidikan AS pada Januari.

8. Josh Paul - Pejabat Departemen Luar Negeri AS

Paul mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur Biro Urusan Politik dan Militer di Departemen Luar Negeri AS pada Oktober tahun lalu.

Ia menjadi pejabat pertama yang mengundurkan diri dengan alasan dukungan AS untuk Israel.

BACA JUGA:Hujan Deras Melanda Korea Selatan dengan Angin Kencang, Listrik Padam dan Tanah Longsor

9. Harrison Mann - Angkatan Darat AS dan Badan Intelijen Pertahanan

Mann, yang berpangkat Mayor di Angkatan Darat AS dan pejabat Badan Intelijen Pertahanan, mengundurkan diri pada November tahun lalu dan baru mengumumkan alasannya pada Mei karena adanya kebijakan pemerintah AS di Jalur Gaza.

10. Maryam Hassanein - Asisten Khusus pada Departemen Dalam Negeri AS

Hassanein mengundurkan diri dari jabatannay pada Selasa, 2 Juli 2024 waktu setempat sekaligus mengecam kebijakan luar negeri yang dibuat oleh Biden.

11. Mohammed Abu Hashem - Angkatan Udara AS

Abu Hashem merupakan warga AS keturunan Palestina dan dia mengakhiri karirnya karena kehilangan kerabat-kerabanya di Jalur Gaza.

12. Riley Rivermore - Insinyur Angkatan Udara AS

Ia mengundurkan diri pada pertengahan Juni lalu. 

"Saya tidak ingin mengejarkan seseuatu yang bisa berbalik dan digunakan untuk membantai orang-orang yang tidak bersalah,"

Pengunduran diri para pejabat AS ini mencerminkan ketidakpuasan yang mendalam terhadap kebijakan pemerintahan Biden mengenai konflik di Jalur Gaza. (pm)

Berita Terbaru

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline12 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang30 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional50 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline54 menit lalu
ADVERTISEMENT
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu