Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Empat Belas Negara Menentang Resolusi PBB yang ingin Akhiri Pendudukan Israel di Palestina

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|15:03 WIB
Bagikan:
Empat Belas Negara Menentang Resolusi PBB yang ingin Akhiri Pendudukan Israel di Palestina
Empat Belas Negara Menentang Resolusi PBB yang ingin Akhiri Pendudukan Israel di Palestina (Image From: The Guardian)

PASUNDAN EKSPRES - Empat belas negara menentang resolusi PBB yang ingin akhiri pendudukan Israel atas Palestina.

Resolusi Majelis Umum PBB yang meminta Israel untuk mengakhiri pendudukan ilegalnya di Palestina dalam waktu satu tahun disetujui dengan dukungan besar. 

Empat Belas Negara Menentang Resolusi PBB 

Dilansir dari The National News, Amerika Serikat, sebagai sekutu dekat Israel, termasuk salah satu negara yang menolak resolusi tersebut. Sebanyak 124 negara mendukung resolusi tersebut, 14 negara menolaknya, dan 43 negara memilih untuk abstain. 

Selain AS, Argentina, Hungaria, dan Paraguay juga menolak resolusi tersebut. Negara-negara penentang lainnya termasuk Palau, Mikronesia, Nauru, Fiji, Tonga, Tuvalu, dan Papua Nugini dari Oseania, serta Malawi dari Afrika Timur dan Ceko dari Eropa.

BACA JUGA: Taubat Bang! Israel Melancarkan Serangan Besar-besaran di Lebanon

BACA JUGA: Billie Eilish dan Finneas Susul Taylor Swift Dukung Kamala Harris di Pilpres AS 2024

Argentina, yang terletak di Amerika Selatan, telah lama memiliki kebijakan pro-Palestina.

Pada bulan Mei, mereka mengambil keputusan dalam pemungutan suara untuk mengakui Palestina sebagai sebuah negara, sebelum kemudian menetapkan Hamas sebagai kelompok teroris dua bulan setelahnya.

Posisi Hongaria terhadap Israel tetap konsisten. Negara ini telah lama menjadi pendukung dan sekutu Israel, serta merupakan satu-satunya negara anggota Uni Eropa yang tidak meminta Israel untuk menghentikan serangannya di Rafah pada bulan Mei.

Resolusi tersebut meminta Israel untuk mematuhi hukum internasional dengan menarik pasukan militernya, segera menghentikan pembangunan pemukiman baru, memindahkan semua pemukim dari wilayah yang diduduki, dan meruntuhkan bagian-bagian tembok pemisah yang telah dibangun di dalam Tepi Barat yang diduduki.

Selain itu, Israel diminta untuk mengembalikan tanah serta aset lain yang telah diambilnya sejak tahun 1967.

Lebih dari 41.200 warga Palestina telah tewas akibat perang Israel di Gaza, sementara 95.550 orang mengalami luka-luka.

Selain itu, setidaknya 10.000 orang dilaporkan hilang dan diperkirakan masih terjebak di bawah puing-puing bangunan yang runtuh. 

(ipa)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline10 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat11 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta11 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle12 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang12 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta12 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta12 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang12 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang12 jam lalu