Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Politisi PDI-P Minta Money Politic Dilegalkan dengan Batasan Tertentu

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|12:38 WIB
Bagikan:
Politisi PDI-P Minta Money Politic Dilegalkan dengan Batasan Tertentu
Tangkapan Layar YouTube

PASUNDAN EKSPRES - Pernyataan kontroversial datang dari Anggota DPR RI yang berasal dari partai PDI-P, Hugua.

Dalam sebuah rapat dengar pendapat bersama KPU RI, Bawaslu, dan Mendagri, Hugua menyatakan pendapat yang dinilai sarkas dan multi tafsir.

Pada rapat tersebut dia menyatakan kemuakan dan kejengahannya pada money politic yang berlaku di Pemilu 2024 lalu.

Apalagi menurutnya aparat terkesan melakukan pembiaran, bahkan tidak melakukan tindakan apapun.

"Walaupun ini PKPU bicara tentang pendaftaran dan seterusnya, tapi yang harus dipikirkan dari sekarang oleh KPU, Bawaslu, DKPP kelanjutannya," paparnya.

"Tidakkah kita pikir money politic kita legalkan saja dengan batasan tertentu," sambung Hugua.

Dia menyampaikan jika money politic pada Pemilu atau Pilkada hari ini merupakan keniscayaan.

Menurutnya, kalau tidak memberikan uang maka tidak akan ada yang memilih.

"Tolong dipertegas antara cost politik dengan money politic, dan diperjelas dilegalkan saja tapi dengan batasan tertentu, sehingga Bawaslu nanti tau, jika ada yang lebih," paparnya.

Menurutnya jika money politic tidak dilegalkan, maka politisi akan terus menerus kucing-kucingan dengan pengawas.

Kemudian kedepan yang bertarung dalam gelanggang politik hanyalah saudagar, bukan negaraawan dan politisi lagi.

"Karena tidak punya uang maka tidak akan menang, rakyat tidak akan memilih, karena ini atmosfer ekosistem masyarakt," paparnya.

Untuk itu Hugua kembali menekankan, money politik harus dilegalkan dengan batasan tertentu.

Berita Terbaru

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga5 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline24 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline44 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle47 menit lalu
ADVERTISEMENT
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu