Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemnaker Imbau Perusahaan Beri THR Kepada Driver Ojek Online dan Kurir

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:36 WIB
Bagikan:
Kemnaker Imbau Perusahaan Beri THR Kepada Driver Ojek Online dan Kurir
Kemnaker mengimbau perusahaan memberikan THR kepada driver ojek online (ojol) dan kurir. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Kemnaker mengimbau perusahaan memberikan THR kepada driver ojek online (ojol) dan kurir.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan imbauan kepada perusahaan untuk membayar THR (Tunjangan Hari Raya) kepada driver ojek online (ojol) dan kurir paket.

Hal ini tercantum dalam Surat Edaran Menaker Nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2024 Bagi Pekerja/Buruh Di Perusahaan.

Dalam surat edaran tersebut, driver ojol dan kurir berhak mendapatkan THR yang masuk dalam kategori Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

"Ojol (ojek online) termasuk yang kami imbau untuk dibayarkan karena masuk, walaupun hubungan kerjanya kemitraan, tapi masuk dalam kategori pekerja waktu tertentu, PKWT, jadi ikut dalam coverage SE THR ini," ucap Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (18/3/2024).

Meski driver ojol dan kurir berstatus sebagai mitra, namun kedua profesi itu harus diberikan THR Idul Fitri pada tahun ini oleh perusahaan.

"Kami sudah menjalin komunikasi dengan direksi, manajemen para ojek online atau pekerja yang bekerja menggunakan platform digital, termasuk kurir-kurir logistik untuk juga dibayarkan THR," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan THR (Tunjangan Hari Raya) wajib dibayarkan paling lambat H-7 Lebaran.

Adapun, pekerja atau buruh yang berhak mendapatkan THR adalah pekerja yang memiliki masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau hubungan kerja berdasarkan PKWTT, PKWT, termasuk pekerja buruh harian lepas yang memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Bagi para pekerja dengan masa kerja satu bulan terus menerus namun kurang dari 12 bulan, maka THR diberikan secara proporsional.

Kemnaker pun mengingatkan kepada perusahaan untuk membayar THR tepat waktu, sebab apabila terlambat membayar THR kepada pekerja/buruh, akan dikenakan denda sebesar 5 persen. (inm)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline2 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat3 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta3 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle4 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang4 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta4 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta4 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang5 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang5 jam lalu