Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Fakta Buku Sapiens yang Dibaca Zara Anak Ridwal Kamil, Berisi Pemikiran Kontroversial

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|11:14 WIB
Bagikan:
Fakta Buku Sapiens yang Dibaca Zara Anak Ridwal Kamil, Berisi Pemikiran Kontroversial
Fakta Buku Sapiens yang Dibaca Zara Anak Ridwal Kamil, Berisi Pemikiran Kontroversial

PASUNDAN EKSPRES - Buku Sapiens akhir-akhir ini jadi perbincangan hangat netizen di mesia sosial. Pasalnya, buku yang berjudul asli Sapiens Riwayat Singkat Umat Manusia tersebut dibaca oleh Zara anak Ridwan Kamil. 

Seperti yang diketahui, keputusan putri satu-satunya Ridwal Kamil melepas kerudung tersebut masih menuai pro dan kontra di kalangan netizen sampai sekarang.

Menurut netizen, gadis yang akrab disapa Zara itu terpengaruh oleh buku Sapiens yang pernah dibacanya. Buku Sapiens sendiri ditulis oleh sejarawan Israel bernama Yuval Noah Harari.   

BACA JUGA:Nasib Pengemudi Fortuner Arogan yang Gunakan Pelat TNI Palsu

"Sedang belajar mencintai buku nonfiksi," tulis Zara dikutip, Senin (15/4/2024).

Unggahan Zara itupun langsung ditanggapi oleh netizen. Banyak dari mereka menduga jika buku itu yang akhirnya memengaruhi Zara untuk melepas hijab. Mereka menduga buku tersebut memberikan banyak informasi yang bertolak belakang dengan agama yang dianut Zara.

"Ternyata habis baca buku ini, ya. Aku juga dulu pernah terombang-ambing pikiranny setelah baca buku-buku genre ini. Semoga selamat ya," Tulis akun Instagram @nickuyy***.

BACA JUGA:Kisah Supir Bus yang Ajak Makan Semua Penumpang Saat Lebaran, Dapat Donasi Rp 100 Juta!

Dilansir dari gramedia.com, Yuval Harari menceritakan kisah penciptaan dan evolusi umat manusia, menjelajahi cara-cara biologi dan sejarah telah mendefinisikan kita dan meningkatkan pemahaman kita tentang apa artinya menjadi “manusia”.

Dari peran seorang manusia yang berevolusi dalam ekosistem global, hingga memetakan kebangkitan kerajaan.

Sapiens menantang kita untuk mempertimbangkan kembali kepercayaan yang diterima, menghubungkan perkembangan masa lalu dengan masalah kontemporer, dan melihat peristiwa tertentu dalam konteks gagasan yang lebih besar.

BACA JUGA:PDIP Membuka Pendaftaran Pilkada 2024, Kecuali Bobby Nasution, menantu dari Presiden Jokowi

Sapiens membahas sisi yang tak banyak diungkit buku sejarah atau evolusi manusia lain. Seperti bagaimana manusia berangkat dari sekadar satu spesies hewan menjadi makhluk berperadaban, melalui tiga revolusi—Kognitif, pertanian, dan Sains. 

Telusuri peran bahasa, pertanian, sampai gosip dan fiksi dalam kesuksesan manusia, juga arti kebahagiaan manusia dan ujung riwayat spesies kita.

BACA JUGA:Pejabat Bea Cukai Andhi Pramono Dihukum 10 Tahun karena Penerimaan Gratifikasi Rp 58,9 Miliar

Sementara itu, buku Sapiens telah memenangkan berbagai penghargaan internasional. Beberapa di antaranya adalah berhasil menjadi best seller dalam kategori buku sejarah dunia (non -fiksi), best seller versi majalah New York Times, hingga memenangkan award pada even Wenjin Book Award di Tiongkok pada 2015.

Buku ini mendapat pujian karena menceritakan tentang perilaku dan pendekatan historis dalam kajian ilmiah. Selain itu, terdapat pula penjelasan mengenai tiga revolusi penting yang dianggap membentuk jalannya sejarah dunia.

BACA JUGA:Presiden Gelar Ratas Bahas Dampak Geopolitik Timur Tengah terhadap Ekonomi Indonesia

Hanya saja buku tersebut juga dikritik karena menganulir keberadaan agama. Bagi Yuval Noah Harari, agama dibangun di atas mitos. Maksud dia dengan mitos adalah narasi yang tak memiliki rujukan pada objek materiel yang riil.

Profesor sejarah di Hebrew University of Jerusalem itu berpandangan demikian karena, menurutnya, Sapiens memiliki kemampuan khas untuk berbahasa, yang berfungsi untuk membicarakan hal-hal yang tak bisa ditangkap panca indera, dan lalu menggunakannya sebagai alat ikat komunal atau penanda identitas.

(nym) 

Berita Terbaru

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

Nasional1 jam lalu
Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Nasional2 jam lalu
Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Headline2 jam lalu
10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Headline3 jam lalu
Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang6 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline6 jam lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle7 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional8 jam lalu
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang9 jam lalu