Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Peringatan dari BMKG! Ancaman Bencana yang Mengintai Pangan & Energi di Indonesia

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|15:52 WIB
Bagikan:
Peringatan dari BMKG! Ancaman Bencana yang Mengintai Pangan & Energi di Indonesia
Foto: BMKG via Screenshot/ www.bmkg.go.id

PASUNDAN EKSPRES - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan urgensi penanganan isu perubahan iklim, mengingat potensinya mengancam kelangsungan hidup manusia.  

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mendorong kerjasama lintas sektor dan pengambilan langkah konkret untuk mengatasi dampak perubahan iklim, menyampaikan hal ini dalam peringatan Hari Meteorologi Dunia ke-74 di Jakarta.

BACA JUGA:2 Perempuan Meninggal Diantara Puluhan Anjing di Blitar

Dwikorita menyoroti berbagai aspek perubahan iklim, termasuk peningkatan suhu global, perubahan pola hujan, dan kenaikan permukaan air laut yang berdampak pada lingkungan dan manusia. 

Contoh konkret dampak perubahan iklim adalah mencairnya gletser di Puncak Jaya, Papua, yang luasnya menyusut drastis sejak tahun 1850.

Seperti yang dikutip dari CNBC Indonesia pada 24 Maret 2024 "Persoalan ini (perubahan iklim-red) tidak dapat diselesaikan hanya melalui pertemuan, seminar, dan meeting. Terpenting, dari pertemuan itu dihasilkan aksi konkrit dan memiliki dampak besar terhadap upaya pencegahan dampak perubahan iklim," ungkap Dwikorita Karnawati dalam peringatan Hari Meteorologi Dunia ke-74 di Jakart.

Perubahan iklim saat ini mendekati batas yang disepakati dalam Perjanjian Paris COP21, dengan kenaikan suhu yang sudah mencapai 1,45°C di atas suhu rata-rata pra-industri.

Dalam menghadapi perubahan iklim, dibutuhkan upaya mitigasi untuk mengurangi penyebab pemanasan global dan adaptasi untuk menyesuaikan diri terhadap dampaknya.

BMKG menyoroti lima sektor fokus untuk mitigasi, termasuk kehutanan, pertanian, energi, industri, dan limbah, serta delapan fokus adaptasi seperti ketahanan pangan, ekosistem, air, energi, kesehatan, pemukiman, pesisir, dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Dwikorita menekankan pentingnya menjaga ketahanan air, karena melemahnya ketahanan air akan berdampak serius pada ketahanan pangan dan energi.

Dia juga memperingatkan bahwa perubahan iklim berpotensi menurunkan produksi padi Indonesia dan mengancam lahan pertanian.

Jika tidak ditangani serius, FAO memperingatkan tentang krisis pangan global dan bencana kelaparan di masa depan.

Data BMKG menunjukkan bahwa tahun 2016 dan 2020 merupakan tahun terpanas di Indonesia, dengan peningkatan suhu yang signifikan.

Ardhasena Sopaheluwakan dari BMKG mengingatkan bahwa tahun 2023 mencatat rekor temperatur tinggi, dengan gelombang panas terjadi di banyak tempat.

Dia menekankan perlunya transformasi dalam menghadapi dampak perubahan iklim, dengan meningkatkan kesadaran publik dan membangun sistem peringatan dini yang efektif.

BACA JUGA:4 Kereta Alami Keterlambatan, Buntut Dari Kecelakaan Kereta VS Mobil di Klaten

BMKG berharap para pemangku kebijakan dapat meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan sistem peringatan dini yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengurangi ancaman bencana yang dihadapi.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional6 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional6 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional6 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang8 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat8 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang9 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle10 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle11 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle11 jam lalu