Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Upah Kompetitif di Subang Jadi Daya Tarik Investor

H
HubaEditor: Huba
|08:05 WIB
Bagikan:
Upah Kompetitif di Subang Jadi Daya Tarik Investor
ilustrasi umk

Disnakertrans dan Kadin Setuju, KASBI: Jangan Jualan Upah Murah 

SUBANG-Disnakertrans dan KADIN tak menampik bahwa upah Subang yang kompetitif menjadi salah satu daya tarik investor. 

Sehingga tak heran, upah yang kompetitif ini menjadi salah satu 'jualan' bagi Pemda dan Kadin untuk mendatangkan pengusaha ke Subang. 

Satu sisi, cara 'jualan' tersebut dianggap tidak tepat oleh serikat buruh. Misalnya KASBI Subang. 

Kepala Disnakertrans Subang, Yeni Nuraeni menyampaikan, upah di Subang yang masih kompetitif menjadi salah satu daya tarik investor. 

Hal tersebut disampaikan Yeni Nuraeni saat diwawancarai Pasundan Ekspres berkaitan dengan penurunan angka pengangguran terbuka selama tiga tahun terakhir. 

"Memang kita melakukan beberapa strategi dengan menciptakan kondusifitas hubungan industrial, sehingga investor menjadi tertarik. Upah kita masih kompetitif jika dibandingkan dengan tetangga kita seperti Purwakarta dan Karawang, sehingga kondusifitas hubungan industrial yang kondusif baik dari buruh, perusahaan, maupun pemerintah menjadi daya tarik investor," ucapnya. 

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Kadin Subang Agus Prabanta membenarkan upah di Subang saat ini menjadi daya tarik investor. 

Agus juga merespon terkait pernyataan Kadisnakertrans Subang  mengenai upah Subang yang kompetitif menjadi daya tarik investor. 

Agus mengiyakan pernyataan Kadisnakertrans tersebut. Menurutnya, persoalan upah menjadi salah satu faktor investor ingin berinvestasi di Subang. 

"Benar salah satu faktornya adalah itu, tetapi tentunya ada regulasi yang harus kita pertimbangkan," ucapnya.

Dia mengatakan, saat ini perkembangan industri di Subang mulai cepat. 

"Perkembangan industri di Subang sekarang sudah mulai pesat. Banyak sekali industri sudah mulai masuk ke Subang," ucapnya. 

Ia mengatakan, hal terpenting untuk menjaga perkembangan tersebut adalah dengan membuat Kabupaten Subang menjadi daerah yang ramah investor. 

Maka dari itu, dirinya berharap agar pelaku usaha, stakeholder, serta masyarakat Subang untuk mendukung dan membuat Subang menjadi daerah yang nyaman untuk investor. 

"Yang penting bagi kita adalah semua stakeholder dan masyarakat mendukung bagaimana Subang ini menjadi tempat investasi aman yang nyaman bagi semua investor," ucapnya. 

Sekretaris Umum KASBI Rahmat Saputra  berharap Disnakertrans Subang agar tidak terus mengobral upah murah di Subang hanya untuk menarik investor. 

"Disnakertrans Subang sendiri juga tidak mengobral upah murah di Subang hanya untuk menarik investor saja, karena dengan begitu Disnakertrans Subang akan terus mengupayakan atau menekan upah buruh agar rendah dan tidak layak," ucapnya. 

Menurutnya, faktor upah bukan faktor penentu keinginan investor menanamkan modalnya di Subang, tetapi perbaikan birokrasi dan pungli yang justru enggannya investor untuk berinvestasi.

Saat ini UMK Subang tahun 2024 sebesar Rp3.294.485. Lebih kecil dari Karawang dan Purwakarta. UMK Karawang sebesar Rp5.257.834 dan Purwakarta Rp4.499.768.

Diketahui, Subang semakin diminati oleh investor seiring dengan banyaknya proyek strategis pemerintah. Pembukaan sejumlah kawasan industri menjadi peluang untuk banyaknya perusahaan masuk ke Subang. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang, Dikdik Solihin mengatakan, kehadiran kawasan industri di Subang diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Namun, untuk mewujudkan hal tersebut, sinergi antara pemerintah daerah dan pengembang menjadi kunci utama,” tuturnya.

Dikdik menegaskan, dengan kerjasama yang kuat, potensi investasi dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat optimal diraih, sehingga menarik minat investor untuk berinvestasi di kawasan ini.(fsh/cdp/ysp) 

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline5 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat6 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta6 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle7 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang7 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta7 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta7 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang7 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang7 jam lalu