Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Adu Ketangkasan Domba Garut jadi Magnet Wisata Budaya di Subang

E
EgiEditor: Egi
|19:58 WIB
Bagikan:
Adu Ketangkasan Domba Garut jadi Magnet Wisata Budaya di Subang
Ratusan warga dari berbagai daerah memadati area arena lomba Seni Adu Ketangkasan Domba Garut, Minggu (25/5).(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Suasana meriah mewarnai Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, ketika ratusan warga dari berbagai daerah memadati area arena lomba Seni Adu Ketangkasan Domba Garut, Minggu (25/5). 

Acara yang digelar ini, menjadi daya tarik budaya dan hiburan tersendiri, baik bagi peternak domba, pegiat seni tradisional, maupun masyarakat umum.

Warga tampak antusias menyaksikan satu per satu pertandingan yang mempertontonkan ketangkasan dan keindahan domba Garut dalam tradisi khas tatar Sunda tersebut. 

Tak hanya warga Subang, pengunjung juga datang dari Sumedang, Bandung, Garut, hingga Purwakarta untuk ikut serta maupun sekadar menikmati tontonan unik ini.

Rudianto, warga Desa Tambakan, Subang, mengaku sengaja datang bersama keluarganya sejak pagi untuk menyaksikan lomba yang dianggap sebagai hiburan rakyat dan warisan budaya Sunda.

"Seru pisan, saya dari kecil suka lihat domba ketangkasan. Sekarang bawa anak-anak supaya mereka juga tahu tradisi leluhur urang Sunda. Ini bukan sekadar adu domba, tapi seni dan budaya," kata Rudianto sambil menunjuk ke arah arena.

Sementara itu, Meli, seorang peserta sekaligus peternak domba asal Sumedang, menyatakan dirinya rutin mengikuti lomba ketangkasan seperti ini karena menjadi ajang adu gengsi antarpeternak sekaligus tempat silaturahmi.

"Domba saya sudah ikut beberapa kali lomba. Kami rawat khusus dari kecil, mulai dari asupan makanan, latihan gerak, sampai perawatan bulunya. Kalau menang, bukan hanya bangga, tapi harga dombanya bisa naik," ujar Meli.

Ia menambahkan ajang ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga berdampak ekonomi bagi para peternak dan pelaku UMKM lokal yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Selain lomba, di sekitar area juga digelar bazar kuliner, jajanan khas Sunda, dan produk kerajinan lokal. Warung-warung dadakan dan lapak pedagang tumpah ruah di pinggir lapangan desa, menciptakan suasana seperti pasar rakyat yang ramai.

Salah satu panitia Asep, mengatakan ajang ini merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya lokal sekaligus untuk mendorong sektor wisata dan ekonomi masyarakat desa.

"Kami ingin membuktikan desa bisa punya daya tarik wisata budaya. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun dan selalu ramai. Semakin ke sini, peminatnya makin banyak, bahkan peserta dari luar daerah mulai berdatangan," jelas Asep.

Ia juga menekankan panitia telah berkoordinasi dengan aparat desa dan pihak keamanan untuk menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Termasuk memastikan hewan-hewan yang tampil mendapatkan perlakuan baik dan sesuai standar ketangkasan, bukan kekerasan.

Salah satu warga Desa Cupunagara, Dadan Suherman, mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat dan peserta. 

Ia berharap ke depan lomba seni ketangkasan ini bisa menjadi agenda tahunan berskala lebih besar dan menarik wisatawan dari luar Subang.

"Ini potensi budaya yang luar biasa. Kami di pemerintah desa siap mendukung agar acara ini bisa terus berkembang dan menjadi ikon budaya desa Cupunagara," ujar Dadan.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle22 menit lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline1 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional1 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline2 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle2 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional2 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional3 jam lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional3 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional4 jam lalu