Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Asal Usul dan Legenda Nyi Subang Larang, Putri Penyebar Islam dari Tanah Sunda

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|20:00 WIB
Bagikan:
Asal Usul dan Legenda Nyi Subang Larang, Putri Penyebar Islam dari Tanah Sunda
Asal Usul dan Legenda Nyi Subang Larang, Putri Penyebar Islam dari Tanah Sunda

PASUNDANEKSPRES.ID - Kalau kamu pernah mendengar nama Nyi Subang Larang, pasti langsung terbayang sosok perempuan bijak dan religius yang punya peran besar dalam sejarah Sunda.

Nama beliau bahkan diyakini menjadi asal mula penamaan Kabupaten Subang.

Kali ini kami tim Pasundan Ekspres mau cerita tentang siapa sebenarnya Nyi Subang Larang, bagaimana kisah hidupnya, dan kenapa namanya begitu berpengaruh sampai sekarang. 

Sosok dan Asal-Usul Nyi Subang Larang

Nyi Subang Larang adalah putri dari Ki Gedeng Tapa, seorang tokoh penting di Keraton Singaparna. Dari kecil, ia sudah dikenal sebagai perempuan yang cerdas, sopan, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

Berbeda dengan kebanyakan perempuan bangsawan pada masanya, Nyi Subang Larang menaruh minat besar pada pendidikan agama, terutama Islam.

Ia menjadi murid dari Syekh Qura, seorang ulama yang cukup terkenal di masa itu. Dari sanalah ia mengenal nilai-nilai tauhid, ibadah, dan ajaran Islam yang kelak membentuk pribadinya yang kuat dan berwibawa.

Cinta dengan Prabu Siliwangi

Kisah cinta Nyi Subang Larang dan Prabu Siliwangi adalah salah satu bagian paling menarik dari legenda ini. Diceritakan, Prabu Siliwangi terpesona ketika mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an dari suara lembut Nyi Subang Larang.

Raja Pajajaran itu kemudian meminangnya. Namun, Nyi Subang Larang memberi satu syarat penting, Prabu Siliwangi harus masuk Islam terlebih dahulu. Syarat itu menunjukkan betapa teguhnya iman dan pendirian Nyi Subang Larang terhadap ajaran yang ia yakini.

Setelah Prabu Siliwangi menerima syarat tersebut, keduanya pun menikah. Dari pernikahan ini lahir anak-anak yang kelak berperan besar dalam penyebaran Islam di tanah Sunda, yaitu:

Raden Walangsungsang (Pangeran Cakrabuana), pendiri Kesultanan Cirebon.

Nyai Lara Santang, ibu dari Sunan Gunung Jati, salah satu dari Wali Songo.

Dari garis keturunan inilah Islam mulai berkembang pesat di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Peran dalam Penyebaran Islam

Sebagai seorang ibu, Nyi Subang Larang bukan hanya mengajarkan ilmu dunia kepada anak-anaknya, tapi juga nilai-nilai Islam yang kuat.

Lewat didikan dan keteladanannya, anak-anak beliau tumbuh menjadi tokoh besar yang membawa perubahan besar di Tanah Sunda.

Bisa dibilang, Nyi Subang Larang adalah salah satu pelopor penyebaran Islam di wilayah Pajajaran, jauh sebelum Cirebon menjadi pusat dakwah Islam di Jawa Barat.

Legenda dan Sumber Cerita

Kisah tentang Nyi Subang Larang banyak disebut dalam berbagai naskah kuno. Salah satunya adalah Carita Purwaka Caruban Nagari, karya Pangeran Arya Cirebon yang ditulis sekitar tahun 1720.

Dalam naskah itu disebutkan bahwa nama asli Nyi Subang Larang adalah Kubang Kencana Ningrum.

Selain itu, kisahnya juga muncul dalam Babad Siliwangi, yang menceritakan perjalanan hidup Prabu Siliwangi beserta para istrinya, termasuk kisah cinta dan perjuangan Nyi Subang Larang.

Hubungannya dengan Kabupaten Subang

Nama Kabupaten Subang dipercaya berasal dari nama Nyi Subang Larang, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengaruh besar beliau dalam sejarah daerah ini.

Bahkan, di wilayah Kabupaten Subang ditemukan Situs Nyi Subang Larang, yang diyakini sebagai tempat bersejarah peninggalan beliau.

Keberadaan situs ini makin memperkuat keyakinan masyarakat bahwa legenda Nyi Subang Larang bukan sekadar cerita rakyat, tapi bagian dari sejarah nyata yang membentuk identitas budaya Sunda.

Kisahnya mengajarkan kita tentang keberanian memperjuangkan keyakinan, pentingnya pendidikan agama, dan bagaimana seorang perempuan bisa berperan besar dalam membentuk sejarah bangsa.

Berita Terbaru

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional35 menit lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional50 menit lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta1 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Nasional1 jam lalu
Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Lifestyle1 jam lalu
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Nasional1 jam lalu
Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Headline1 jam lalu
DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

Karawang1 jam lalu
Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Nasional1 jam lalu