Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BHRD Subang Adakan Bimtek Hisab dan Ruyat, Tentang Arah Kiblat Untuk Masjid dan TPU

D
Dadan RamdanEditor: Dede
|19:00 WIB
Bagikan:
BHRD Subang Adakan Bimtek Hisab dan Ruyat, Tentang Arah Kiblat Untuk Masjid dan TPU
BHRD Kabupaten Subang bersama Kemenag saat mengadakan kegiatan pelatihan tentang Hisab dan Ruyat di LPTQ Subang, Rabu (19/11/2025).(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Badan Hisab Ruyat Daerah (Kabupaten Subang) mengadakan Bimtek soal arah kiblat untuk masjid dan tempat pemakaman umum (TPU).

Kegiatan Bimtek.tersebut berlangsung di Sekretariat LPTQ Subang, Rabu (19/11/2025).

Kasie Bimas Kemenag Subang Mamat Suhermat menyampaikan pihaknya menyambut baik dan apresiasi, juga Kemenag terbantu tentang adanya kegiatan BImtek yang diselenggarakan oleh Badan Hisab Ruyat Daerah (BHRD) Kabupaten Subang.

Menurutnya perangkat KUA harus memahami soal penentuan arah kiblat masjid dan arah kiblat di pemakaman umum (TPU), sehingga umat saat mendirikan masjid atau mushola tidak salah arah kiblatnya.

"Ini menyangkut kepentingan umat soal arah kiblat, sesuai syar'i nya dan termasuk syarat sahnya shalat. Dan personil kami diberi pembekalan penentuan arah kiblat, dan ini bisa dikatakan Kemenag Berdampak," katanya kepada Pasundan Ekspres.

Sementara itu Ketua BHRD KH. Jejen Zaenal Mufid S.SosI MPd diantara program BHRD bukan hanya soal arah kiblat untuk masjid dan Tugu arah kiblat di tempat pemakaman umum (TPU). Juga ada pembuatan kalender BHRD di mana termuat jadwal shalat untuk daerah Kabupaten Subang.

"Jadi masjid dan makbaroh atau TPU harus mengarah kiblat," katanya.

Sementara mengenai masjid yang sudah berdiri akan ada pembetulan arah kiblat dengan memasang stiker arah kiblat di dalam masjid, sehingga masjid yang kurang pas arah kiblat nya akan ada pembetulan arah kiblatnya dengan stiker karpetnya dibetulkan arah kiblatnya.

Selain itu adanya pelatihan soal hisab dan ruyat ini, juga untuk menentukan awal bulan ramadhan (bulan puasa), hari raya idul fitri dan idul adha serta waktu wukuf di Arafah.

Kemudian arah kiblat bisa diukur dengan alat modern, atau dihitung secara manual, juga bisa dilihat melalui bayang bayang matahari, ada yang pagi hari atau siang hari.

"Jadi peserta yang ikut pelatihan ini dari KUA dan ormas islam, agar mereka mampu menentukan arah kiblat dengan alat ukur modern juga secara manual dengan menghitung arah kiblat dari titik tempat masjid didirikan juga TPU di desa desa, dengan begitu masyarakat tidak salah menentukan arah kiblat. Hal ini juga dijelaskan dalam kitab Syafinah karangan Imam Nawawi," pungkasnya.(dan/ded)

Berita Terbaru

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang19 menit lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional10 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu