Bunda PAUD Subang Ajak Orang Tua Sukseskan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

PASUNDANEKSPRES.ID – Bunda PAUD Subang, Ega Anjani Reynaldy, S.IP., mengajak seluruh orang tua menyukseskan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK/PAUD Yos Sudarso, Kabupaten Subang, Selasa (14/7/2026).
Menurut Ega, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta kesiapan anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar (SD). Karena itu, ia mengimbau agar setiap anak mengikuti pendidikan di PAUD atau TK sebelum melanjutkan ke SD.
"Anak-anak tetap harus bersekolah di TK atau PAUD. Saya tidak menghalangi mengikuti Bimba, tetapi Bimba berbeda dengan PAUD karena merupakan lembaga kursus yang tidak terdaftar di Dapodik. Bimba dapat dijalankan di luar jam sekolah sebagai pelengkap, sedangkan PAUD menjadi fondasi utama sesuai arahan pemerintah pusat dan daerah," ujar Ega.
Ia menjelaskan, usia dini merupakan masa golden age yang sangat menentukan tumbuh kembang anak. Pada fase tersebut, pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, serta kemampuan berinteraksi sosial.
Kegiatan MPLS di TK/PAUD Yos Sudarso berlangsung selama lima hari sebagai bagian dari awal tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak 72 peserta didik baru mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 14 siswa Kelompok Bermain (KB), 22 siswa TK A, dan 36 siswa TK B.
Kehadiran Bunda PAUD Subang Disambut Antusias
Mengusung tema "Learning with Fun, Learning by Doing", MPLS dirancang agar peserta didik dapat mengenal lingkungan sekolah melalui aktivitas yang menyenangkan dan praktik langsung. Kehadiran Bunda PAUD Subang disambut antusias oleh peserta didik, orang tua, dan tenaga pendidik, kemudian dilanjutkan dengan Senam Anak Indonesia Hebat bersama di halaman sekolah.
Kepala TK Yos Sudarso, Yanuarti Retno Utami, S.E. atau Miss Tami, mengatakan MPLS menjadi momentum bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membiasakan perilaku positif sejak hari pertama.
"Kegiatan diawali dengan olahraga bersama, kemudian dilanjutkan dengan aktivitas di kelas agar anak lebih mengenal teman, guru, serta lingkungan sekolah," ujarnya.
Selain menjadi ajang pengenalan lingkungan belajar, MPLS juga menjadi sarana pembentukan karakter sejak usia dini. Pendidikan di TK Yos Sudarso tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemandirian, disiplin, dan sikap sosial kepada peserta didik.
Ega memberikan apresiasi kepada seluruh TK di Kabupaten Subang yang telah melaksanakan MPLS dengan pendekatan yang ramah anak, penuh keceriaan, dan kasih sayang.
"Masa pengenalan ini merupakan langkah awal agar anak mencintai sekolah, berani bersosialisasi, mengenal guru, dan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri," katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua sebagai mitra sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
"Dampingi tumbuh kembang anak, luangkan waktu untuk mendengar cerita mereka, dan bangun komunikasi yang baik dengan guru. Kolaborasi antara keluarga dan sekolah adalah kunci lahirnya generasi Subang yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia," pesannya.
Di akhir kegiatan, Ega berharap Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dapat menjangkau seluruh anak di Kabupaten Subang sehingga tidak ada lagi anak yang tertinggal dari layanan pendidikan usia dini.(rls/ysp)
