Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bupati Subang Tegaskan Pembuatan KTP Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungli

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|13:15 WIB
Bagikan:
Bupati Subang Tegaskan Pembuatan KTP Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungli
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan pembuatan KTP di Kabupaten Subang gratis tanpa biaya dan meminta warga melapor jika menemukan pungutan liar.

PASUNDANEKSPRES.ID - Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh layanan publik di Kabupaten Subang terbebas dari praktik pungutan liar (pungli).

Salah satu layanan yang disorot adalah proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dipastikan gratis tanpa biaya sepeser pun.

Penegasan tersebut disampaikan Reynaldy saat kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Binong, Selasa (3/3/2026).

Dalam kesempatan itu, ia kembali mengingatkan masyarakat bahwa layanan administrasi kependudukan kini dapat diakses langsung di tingkat kecamatan melalui program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang diluncurkan pada Desember 2025.

Menurut Reynaldy, kebijakan ini diambil untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

“Hari ini, pembuatan KTP saya kembalikan ke kecamatan. Dokumen kependudukan bisa diurus di kecamatan, jadi tidak perlu datang ke Disdukcapil,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelayanan di tingkat kecamatan tidak hanya mempersingkat birokrasi, tetapi juga mengurangi beban masyarakat yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mengurus dokumen kependudukan.

Selain itu, kebijakan tersebut juga bertujuan menutup peluang terjadinya pungutan liar dalam proses pelayanan administrasi.

Reynaldy dengan tegas mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pihak mana pun dalam proses pengurusan dokumen kependudukan.

“Ingat, kalau masih ada yang meminta uang Rp50 ribu, Rp100 ribu, atau Rp200 ribu, laporkan kepada saya. Semua pelayanan itu gratis,” tegasnya.

Ia juga membuka ruang pengaduan seluas-luasnya bagi masyarakat yang masih menemukan praktik permintaan uang dalam pelayanan publik.

Reynaldy memastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah daerah.

Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Subang berharap pelayanan administrasi kependudukan menjadi lebih mudah, cepat, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar.

Berita Terbaru

Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Nasional31 menit lalu
Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Subang1 jam lalu
10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional12 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta12 jam lalu
ADVERTISEMENT
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang13 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang13 jam lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang13 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga14 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional14 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle14 jam lalu