Bupati Subang Tekankan Tiga Indikator Penting untuk Percepatan Pembangunan

SUBANG – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) menegaskan bahwa jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang harus diisi oleh sosok yang mampu menghadirkan perubahan nyata, bukan sekadar menjalankan rutinitas birokrasi.
Penegasan tersebut disampaikan Kang Rey saat membuka Kegiatan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Tahun 2026 di Lembah Ciater Resort, Rabu (17/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kang Rey menekankan tiga fokus utama yang akan menjadi perhatian dalam penilaian para pejabat, yakni laporan kinerja bawahan, tindak lanjut terhadap instruksi pimpinan, serta respons masyarakat terhadap pelayanan di masing-masing perangkat daerah.
Bupati Subang Tekankan Tiga Indikator Penting
"Kita membutuhkan pejabat-pejabat yang bukan hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki inovasi, kemampuan berkolaborasi, dan komitmen yang kuat terhadap hasil kerja," tegas Kang Rey.
Menurut Kang Rey, uji kompetensi dan evaluasi kinerja bukan sekadar agenda administratif, melainkan instrumen untuk memastikan setiap jabatan strategis ditempati oleh figur yang mampu menggerakkan organisasi dan mendorong percepatan pembangunan daerah.
Ia menilai tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan pemimpin birokrasi yang adaptif, inovatif, dan mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.
"Yang kita butuhkan hari ini bukan sekadar pejabat yang bekerja rutin, melainkan pemimpin yang mampu menggerakkan organisasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Karena itu, seluruh peserta diminta menampilkan gagasan terbaik, visi yang jelas, serta terobosan yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Subang.
Dalam arahannya, Kang Rey secara khusus mengingatkan bahwa terdapat tiga indikator penting yang akan menjadi perhatian dalam proses evaluasi.
Pertama, laporan kinerja dari bawahan masing-masing pejabat akan menjadi salah satu bahan penilaian.
Kedua, tindak lanjut terhadap setiap instruksi dan tugas yang diberikan, baik secara formal maupun informal, akan dievaluasi untuk melihat tingkat responsivitas dan komitmen pejabat dalam menjalankan tugas.
Ketiga, penilaian dan respons masyarakat terhadap pelayanan di unit kerja masing-masing juga akan menjadi pertimbangan penting.
Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi tolok ukur untuk melihat efektivitas kepemimpinan seorang pejabat dalam menjalankan roda organisasi.
Mengawali sambutannya, Kang Rey menyampaikan bahwa uji kompetensi akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan evaluasi kinerja aparatur.
Melalui mekanisme tersebut, pemerintah daerah ingin memastikan kualitas kepemimpinan birokrasi terus meningkat dan mampu mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat.
"Saya mengajak seluruh peserta untuk terus menunjukkan kinerja terbaik agar memperoleh hasil terbaik setiap tahunnya," katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang memiliki target besar untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni selaku Ketua Panitia Seleksi melaporkan bahwa pelaksanaan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja JPTP berlangsung sejak 21 Mei hingga 1 Juli 2026.
Sebanyak 18 pejabat mengikuti uji kompetensi, sedangkan dua pejabat lainnya mengikuti evaluasi kinerja.
Panitia seleksi terdiri dari unsur pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akademisi, hingga pakar sumber daya manusia.
Kang Rey juga mengapresiasi seluruh panitia seleksi yang telah menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan akuntabel.
Menurutnya, proses seleksi yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Ia berharap melalui uji kompetensi dan evaluasi kinerja tersebut akan lahir rekomendasi terbaik yang mampu mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Melalui proses yang objektif ini, saya berharap akan lahir orang-orang terbaik yang mampu membawa Kabupaten Subang semakin maju di berbagai sektor," pungkasnya.(ysp)
