Dinas PUPR Subang Gercep Perbaiki Jalan Rusak di Pamanukan

PASUNDANEKSPRES.ID - Banjir yang melanda wilayah Pantura Subang di tujuh kecamatan pada akhir Januari hingga awal Februari 2026 lalu menyisakan kerusakan infrastruktur, terutama jalan penghubung antar desa.
Di Kecamatan Pamanukan, kerusakan terjadi pada ruas jalan penghubung Desa Mulyasari menuju Desa Bongas. Kerusakan tersebut disebabkan oleh gerusan limpasan Kali Cipunagara saat banjir.
Gerusan air mengakibatkan sejumlah titik jalan berlubang serta kerusakan ringan pada tanggul di sepanjang bahu jalan yang berdekatan dengan bantaran sungai. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas warga.
Merespons kondisi itu, Tim Workshop Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Subang bergerak cepat dengan menurunkan alat berat berupa excavator serta material batu dan bronjong ke lokasi kerusakan.
“Iya, ini kegiatan penanganan perbaikan jalan Desa Mulyasari–Bongas yang tergerus akibat limpasan Kali Cipunagara,” ujar Kepala Workshop PUPR Subang, Risyadi Hasan kepada Pasundan Ekspres.
Menurutnya, Bidang Pemeliharaan Dinas PUPR Subang memberikan dukungan material berupa bronjong dan batu kali untuk memperkuat bahu jalan serta menutup lubang pada badan jalan yang terdampak banjir.
“Kerusakan ringan kami tangani secepatnya. Alat berat dan material langsung kami turunkan, dibantu juga oleh partisipasi swadaya warga setempat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Hasanudin Masawi, mengapresiasi gerak cepat Workshop PUPR Subang dalam menangani kerusakan infrastruktur di wilayahnya.
“Pokoknya gercep, ngabret. Hatur nuhun Workshop PUPR Subang. Sekarang jalan sudah kembali bagus dan tidak berlubang,” pungkasnya. (dan/ded)
